- AFF
Beda dari John Herdman yang Punya 2 Versi Timnas Indonesia, Malaysia Pilih Tunjuk 2 Pelatih untuk ASEAN Cup dan Piala AFF
Jakarta, tvOnenews.com - PSSI memutuskan untuk membangun dua tim berbeda untuk dua ajang yang diikuti Timnas Indonesia, FIFA Matchday dan Piala AFF 2026.
John Herdman memanfaatkan tim dari Super League untuk tampil di Piala AFF 2026. Sementara skuad yang didominasi pemain abroad bersaing di ajang FIFA Matchday.
Skema ini dilakukan John Herdman untuk membangun dua tim dengan fokusnya masing-masing. Sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui, John Herdman menggelar TC panjang sejak akhir Mei lalu.
Sementara itu di bagian Nusantara lain, negara tetangga Malaysia memberikan kabar mengejutkan. Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) resmi membuat dua tim dengan pelatih berbeda untuk tampil di dua ajang berbeda, Piala AFF dan ASEAN Cup.
FAM resmi menunjuk pelatih Timnas Malaysia U-23, Nafuzi Zain, untuk memimpin Harimau Malaya pada ajang Piala AFF 2026 yang akan digelar mulai Juli mendatang.
Keputusan tersebut membuat Nafuzi kembali mendapat tanggung jawab besar setelah sebelumnya dipercaya menangani Timnas Malaysia U-19 pada Piala AFF U-19 2026 yang saat ini berlangsung di Medan.
Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Rahman, mengonfirmasi bahwa penunjukan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pelatih kepala Timnas Malaysia, Peter Cklamovski.
"Nafuzi akan membimbing skuad kebangsaan pada kempen Piala AFF yang akan berlangsung pada Julai nanti dengan kombinasi pemain senior dan junior," ujar Noor Azman.
Padahal, Peter Cklamovski melewatkan FIFA Matchday edisi Juni 2026 setelah Malaysia tersingkir dari perebutan slot Piala Asia 2027.
Hal ini membuat Peter Cklamovski hanya meninggalkan sementara kursi pelatih tim senior dan akan kembali memimpin Malaysia pada ajang Piala ASEAN FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
"Manakala Cklamovski pula akan kembali mengemudi pasukan pada Piala ASEAN FIFA yang akan berlangsung pada September nanti," tambahnya.
Penunjukan Nafuzi Zain menjadi bagian dari rencana jangka panjang yang sebelumnya sempat diungkapkan Peter Cklamovski pada Maret lalu.
Pelatih asal Australia itu disebut ingin memberikan kesempatan kepada pelatih lokal untuk membangun kekuatan tim nasional secara berkelanjutan.