- VFF
Jadi Juara Bertahan, Vietnam Gunakan Patch Emas di Jersey Piala AFF Layaknya Piala Dunia 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Vietnam akan membuka gelaran Piala AFF 2026 dengan status juara bertahan. Menghadapi Timor Leste di laga pembuka, Vietnam akan menggunakan patch khusus berwarna emas layaknya juara bertahan Argentina sepanjang Piala Dunia 2026 lalu.
Vietnam akan menggunakan patch emas ini dengan statusnya sebagai juara bertahan Piala AFF 2026. Patch khusus ini akan mulai digunakan ketika Vietnam menghadapi Timor Leste di Stadion Chonburi, Chonburi pada Jumat (24/7/2026).
"Patch khusus di lengan khusus untuk tim juara," tulis VFF dikutip Rabu (22/7/2026).
Vietnam pun tengah menjalani persiapan akhir dengan latihan di Chonburi pada Rabu (22/7/2026). Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik mematangkan strategi dengan mengasah taktik dalam latihan tersebut.
Pemain Vietnam, Pham Xuan Manh pun bangga dengan patch emas yang akan ditempel di jerseynya ini. Menambah kepercayaan diri, persiapan akhir pun diakui Pham Xuan Manh sebagai motivasi untuk mempertahankan gelar juara.
Menuju gelar juara, dia pun tak ingin melihat Timor Leste sebelah mata dengan tak meremehkan calon lawannya.
"Saat ini, seluruh tim fokus pada penyempurnaan gaya bermain dan pendekatan taktis kami. Staf pelatih akan melakukan analisis mendetail tentang Timor Leste pada waktu yang tepat," kata Pham Xuan Manh.
Pham Xuan Manh menjadi salah satu pemain yang mengantarkan Vietnam menjadi juara Piala AFF 2024. Menurutnya, kompetisi kali ini akan berbeda dengan perubahan signifikan dari para pesaingnya.
Untuk itu, dia memastikan akan tetap memberikan yang terbaik di setiap laga.
"Berpartisipasi dalam turnamen dan mempertahankan gelar juara bersama tim adalah sumber kebanggaan bagi saya. Seluruh tim akan melakukan yang terbaik, tetap bersatu, dan bertekad untuk mengatasi semua kesulitan demi melindungi prestasi yang telah kita raih," katanya.
Dia pun mengakui mempertahankan gelar akan lebih sulit daripada merebut gelar. Untuk itu, dia mengantisipasi setiap permainan lawan.
"Memenangkan kejuaraan itu sulit, tetapi mempertahankannya bahkan lebih sulit. Tim-tim di wilayah ini semuanya telah meningkat dan sangat kuat," kata Pham Xuan Manh.
"Namun, seluruh tim telah mempersiapkan diri dengan baik, selalu bersatu dan saling mendukung di setiap sesi latihan untuk memasuki turnamen dengan tekad dan semangat tertinggi," tutupnya. (hfp)