- Persija
KFA Buka Lowongan Kerja Pimpin Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong Tak Bisa Jadi Pelatih Interim Karena Jalani Sanksi
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong tak bisa menjadi pelatih interim Korea Selatan. Selain sudah menjadi pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong pun masih menjalani sanksi larangan aktivitas sepak bola di Korea Selatan.
Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) membuka lowongan pekerjaan sebagai pelatih interim Timnas Korea Selatan. Perekrutan pun dilakukan secara terbuka setelah KFA mengumumkan melalui laman resmi mereka, Kamis (30/7/2026).
"KFA menerima lamaran untuk pelatih interim beserta staf kepelatihan untuk memimpin Timnas Korea Selatan pada FIFA Matchday edisi September sampai November, pelamar yang memenuhi kualifikasi bisa mendaftar," tulis KFA.
Sayangnya, posisi ini tak bisa diisi oleh Shin Tae-yong yang tengah menjalani masa satu tahun sanksi larangan aktivitas sepak bola di Korea Selatan.
Apalagi, Shin Tae-yong memimpin Persija sehingga tengah fokus mempersiapkan Macan Kemayoran tampil di musim 2026-2027.
Walau Shin Tae-yong tak bisa mendaftar, namun bukan berarti pelatih lain tak memiliki kesempatan untuk memimpin Tiger Warriors. KFA memberikan syarat pendaftaran dengan yang utama adalah pelatih tersebut sudah memiliki staf kepelatihan yang memenuhi syarat.
"Lamaran yang masuk adalah sebuah tim, dengan minimal lima orang dan maksimal lima orang, termasuk pelatih kepala dan analis jika dibutuhkan," tulis KFA.
Pendaftaran akan dibuka pada 9 Agustus 2026, dalam pernyataan tersebut pula KFA mengumumkan durasi kontrak sampai 27 November 2026.
Lingkup pekerjaan pun diungkap oleh KFA dengan pelatih yang akan ditugaskan memimpin tim dalam durasi dua bulan untuk mengisi jeda internasional.
"Memimpin dan mengatur Timnas Korea Selatan selama FIFA Matchday pada September-November 2026, menyeleksi dan membangun tim, mengembangkan program latihan dan persiapan pertandingan, serta memimpin staf kepelatihan dan manajemen tim," tulis KFA.
KFA pun membuka siapa saja yang, baik itu pelatih Korea maupun pelatih asing untuk melamar. Tentunya dengan syarat lisensi serta pengalaman yang juga diumumkan oleh KFA.
Bagi pelatih yang mendaftar, KFA akan membuka lamaran sampai 9 Agustus 2026 mendatang dan memulai menyortir pelamar pada 13 Agustus yang diikuti dengan wawancara final pada 20-21 Agustus dan akan diumumkan pelatih terpilih.
Layaknya lamaran pekerjaan, KFA pun mengumumkan persyaratan administrasi yang dikumpulkan seperti CV, sertifikat, lisensi, dan dokumen pendukung lainnya.
KFA pun turut meminta surat motivasi dan perencanaan manajemen tim, termasuk memaparkan filosofi, model permainan, hingga analisis penampilan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia untuk diperbaiki di enam pertandingan pada September-November 2026 mendatang.
Posisi ini untuk mengisi kekosongan setelah KFA memecat pelatih Timnas Korea Selatan, Hwang Myung-bo atas kegagalan di Piala Dunia 2026.