- ANTARA/HO-Ofisial Persebaya
Ekspansi Persebaya di Asia, Bajul Ijo Bakal Jalani Mini Camp di Negara Ranking 26 FIFA dan Rival Timnas Indonesia Tahun Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Klub Liga 1, Persebaya membuat gebrakan dengan menggelar mini camp ke salah satu negara Asia yang punya peringkat FIFA tinggi yang juga lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dilansir dari Antara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi mendukung rencana Persebaya menggelar mini camp dan "Tret Tet Tet Bonek" ke Australia pada Juli 2025.
Selain bakal memperkenalkan Persebaya di kancah Asia, minicamp ini juga dapat mempererat hubungan antarwilayah.
"Hubungan Jawa Timur dengan Western Australia sangat erat, baik dalam kerja sama provinsi maupun bisnis,” kata Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono dilansir dari Antara.
“Mini camp dan friendly game Persebaya di Perth, apalagi dengan kehadiran Bonek, makin erat lagi," tambahnya.
Adhy menambahkan, sebelum pertemuan dengan Persebaya, dia sudah mendapatkan informasi mengenai agenda itu dari Konsulat Jenderal Australia di Surabaya dan Kedutaan Besar Australia di Indonesia.
"Ini juga bisa membawa hubungan kedua provinsi maupun negara bagian ke level yang lebih tinggi lagi," kata dia.
Sementara itu, CEO Persebaya Azrul Ananda menyatakan saat dia dan manajemen berkunjung ke Perth, Menteri Olahraga Western Australia David Templeman sangat menyambut baik rencana tersebut.
"Sejak 2018 Persebaya sudah mengirim tim junior ke Western Australia, dan pada 2019 tim junior mereka melakukan kunjungan balasan ke Surabaya,”
“Program ini sempat terhenti karena pandemi, tetapi tahun ini bisa berlanjut dengan membawa tim senior serta Bonek ke Perth," ujar Azrul.
Menurut dia, ribuan warga asal Jawa Timur tinggal di Western Australia dan bekerja di berbagai sektor seperti pendidikan, pertambangan, kesehatan serta perkebunan.
"Mereka siap nribun saat Persebaya bertanding dalam friendly game di Perth pada Juli nanti," kata Azrul.
Tahun lalu, Persebaya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pengembangan sepak bola dengan pemerintah Australia Barat yang disaksikan langsung oleh Western Australia Sport and Recreation Minister David Templeman.
Saat di Australia Barat, Persebaya juga difasilitasi untuk mengunjungi Optus Stadium, yang merupakan stadion terbaik di Australia yang berkapasitas 60 ribu lebih.