- tvonenews.com - Ilham Giovani
Singgung Persib Bandung, Ferry Paulus Blak-blakan Ungkap Alasan Suporter Away Masih Dilarang di Super League 2025/2026
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, angkat bicara terkait kejelasan hadirnya suporter away di Super League untuk musim 2025/2026.
Seperti yang diketahui, larangan suportet away telah diterapkan selama dua tahun lamanya, atau setelah adanya tragedi Kanjuruhan pada 2022 silam.
Jelang bergulirnya musim baru untuk Liga 1 atau kini berganti nama menjadi Super League, banyak netizen yang mempertanyakan kejelasan kehadiran suporter away.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Terkait hal tersebut, Ferry Paulus mengatakan bahwa I.League sebenarnya ingin membebaskan aturan hadirnya suporter away di musim ini.
Ferry Paulus mengatakan bahwa I.League, kepolisian, hingga FIFA sebenarnya telah memberikan lampu hijau.
"Sebenarnya sebelum penutupan liga kemarin, FIFA sudah memberikan lampu hijau makanya kita sangat happy sekali," ujar Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (6/8/2025).
"Kemudian kita juga sudah mereport (melaporkan) bahwa kita sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian, dan kepolisian intinya menunggu keputusan dari FIFA dan semua responsnya positif," tambahnya.
Meski demikian, dikarenakan adanya sejumlah aksi-aksi suporter di akhir musim lalu, membuat I.League sulit untuk menerapkan regulasi tersebut.
- Persib.co.id
Ferry Paulus pun menyinggung terkait adanya aksi flare yang terjadi di pertandingan penutup antara Persib Bandung menghadapi Persis Solo.
Ia mengatakan bahwa pada laga tersebut, terdapat sejumlah aksi para suporter yang menyalakan flare hingga berujung masuk ke lapangan.
Ferry Paulus pun turut menyinggung terkait para suporter Persib Bandung yang mencabut rumput Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
"Tetapi di pertandingan terakhir, flare lah apa dan yang lebih parahnya lagi adalah pertandingan yang disaksikan oleh delegasi FIFA di penutupan di Bandung. Bahkan rumput dihancurkan dan sebagainya," jelas Ferry Paulus.
Berkaca dari peristiwa tersebut membuat I.League melarang jika Persib Bandung menjadi pertandingan pembuka dan lebih memilih Persebaya Surabaya.
- ANTARA
"Nah oleh karena itu, liga melarang untuk menjadikan Persib Bandung untuk pertandingan pembuka," kata Ferry Paulus.
"Bukan hanya flare, suporter turun lapangan. Kalau hanya flare okelah, ini turun ke lapangan, mengganggu semua di tribune dan sebagainya," lanjutnya.
Ferry Paulus juga menyebut jika regulasi supoter away masih tetap akan diberlakukan pada Super League 2025/2026.
Kendati begitu, dirinya berharap jika regulasi tersebut masih bisa diubah dan diberlakukan ketika memasuki putaran kedua.
"Masih belum diizinkan (supoter away), masih seperti yang lalu tapi kita akan terus berupaya supaya mendapatkan ruang atau izin dari sana," ucapnya.
"Bisa jadi mungkin 3-4 bulan yang akan datang. Mudah-mudahan (putaran kedua)," tutup Ferry Paulus.
(igp/rda)