- Persib.co.id
FIFA Resmi Beri Sanksi Berat usai Bela Timnas Indonesia, Thom Haye Putuskan Tinggalkan Persib Bandung Sementara
Jakarta, tvOnenews.com - Thom Haye memutuskan untuk meninggalkan Persib Bandung sementara waktu usai mendapat sanksi sangat berat dari FIFA. Ia memilih kembali ke Belanda setelah melalui hari-hari yang berat.
Bak petir di siang bolong, Thom Haye mendapat kabar buruk. FIFA resmi menjatuhkan hukuman berat kepada gelandang berusia 30 tahun itu akibat insiden di laga Timnas Indonesia bulan lalu.
Thom Haye sebelumnya tampil gemilang di Stadion MBPJ, Malaysia, Kamis (6/11/2025). Ia menjadi motor permainan Persib dalam kemenangan dramatis 3-2 atas tuan rumah Selangor FC.
Namun di balik performa gemilang itu, kabar pahit datang dari markas besar FIFA. Badan sepak bola dunia tersebut menjatuhkan sanksi disiplin berat kepada mantan pemain Almere City tersebut.
- Kolase tvOnenews.com
Sanksi ini terkait tindakannya dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Irak pada babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar pada 11 Oktober 2025 lalu.
“Pelanggaran disiplin oleh pemain dan ofisial berupa tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan,” tulis FIFA dalam pernyataan resminya.
FIFA kemudian memberikan dua hukuman berat kepada sang gelandang berusia 30 tahun itu. Pertama, denda sebesar Rp103 juta, dan larangan tampil dalam empat laga bersama Timnas Indonesia.
Usai menghadapi masa penuh tekanan, Thom Haye akhirnya mencurahkan isi hatinya melalui media sosial. Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu (8/11/2025), ia mengungkapkan rasa bangga sekaligus lega atas kemenangan Persib melawan Selangor.
“Cara sempurna untuk memulai beberapa hari libur! Bangga dengan tim dan kemenangan lainnya pada malam spesial di Kuala Lumpur,” tulis Thom Haye.
Ia juga mengakui bahwa beberapa bulan terakhir menjadi periode yang sangat berat baginya. Ia merasa tidak memiliki cukup waktu untuk beristirahat dan memproses semua yang terjadi.
“Bulan-bulan terakhir ini telah menjadi beberapa bulan yang paling intens. Tidak ada waktu untuk beristirahat atau bahkan memproses semuanya. Waktunya mengambil napas dan menikmati hari-hari ini,” ujar eks pemain Almere City itu.
Tak lupa, ia mengekspresikan rasa syukurnya karena selalu mendapat dukungan dari orang-orang terdekat yang membuatnya tetap kuat menghadapi tekanan.