- Official Persija
Shayne Pattynama Resmi Gabung Persija, Ada Cerita Haru Wasiat Sang Ayah di Balik Perjalanan Karier
Ia pun mengaku sempat mempertanyakan mandeknya proyek tersebut kepada Ketua Umum PSSI.
"Kok gak jalan ini (proyek naturalisasi)? boleh saya bantu?," ungkapnya.
Singkat cerita, Hasani kemudian ditunjuk—atas inisiatifnya sendiri—untuk membantu proses naturalisasi Timnas Indonesia. Keterlibatannya tak lepas dari kecintaannya terhadap Timnas Indonesia.
Salah satu kasus yang sempat berlarut-larut adalah proses naturalisasi Sandy Walsh. Hasani menilai metode lama yang digunakan PSSI kurang efektif.
"Saya bilang dengan pak Ketum, ini kan sudah bertahun gak berjalan, karena kasus Sandy Walsh sudah setahun lebih, boleh gak tidak pakai cara kita," ungkapnya.
Menurut Hasani, pendekatan baru diperlukan agar proses bisa berjalan lebih lancar.
"Yang kita mau urus kan ini setengah bule, udah bule leh dia tinggal di sana, jadi kita jangan pake cara Indonesia, kita hire aja bule biar dia yang ngomong, bule sama bule ngomong kita terima bersih," terangnya.
"Itulah keterlibatan di BP, karena di BP ini kan dulu sama pak Erick Thohir dipakai pas Inter Milan," imbuhnya.
Dari empat nama awal yang masuk radar PSSI, pada akhirnya hanya dua pemain yang bersedia menjalani proses naturalisasi.
"Setelah Kevin Diks sama Mees Hilgers menolak, disodorin sama Fardi nama Shayne Pattynama, lalu kita tanya ke Shin Tae-yong," ungkapnya, dilansir dari YouTube Bebas Podcast ID.
- Official Persija
Hasani menegaskan bahwa rekomendasi pelatih tetap menjadi faktor utama dalam pemilihan pemain.
"Dia punya tim, kita di luar itu tidak punya (otorisasi), kita hanya bisa prove, oke gak policy ini, kan Exco gitu," ujarnya.
Dalam perbincangan tersebut, Hasani juga membagikan kisah pilu yang menjadi alasan kuat Shayne Pattynama ingin membela Timnas Indonesia.
"Yang paling sedih cukup drama itu, Shayne Pattynama. Pattynama orang Ambon besar di Semarang ayahnya, Ayahnya orang Semarang, lahir di Semarang sampai besar di Semarang," ujarnya.
"Ayahnya meninggal, ini Shayne cerita sama saya, ayahnya pesan,'kamu suatu hari harus main untuk Indonesia'," ucapnya. (ind)