- tvOnenews-Ilham Giovani
Miliki Caps Terbanyak di Persija Bahkan Unggul dari Rizky Ridho, Ini Alasan Mauricio Souza Coret Alan Cardoso
Jakarta, tvOnenews.com - Keputusan Persija Jakarta melepas Alan Cardoso dari tim akhirnya mendapat penjelasan langsung dari sang pelatih, Mauricio Souza. Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa langkah tersebut diambil melalui pertimbangan teknis yang panjang.
Manajemen Persija sebelumnya secara resmi mengumumkan bahwa kerja sama dengan Alan Cardoso berakhir lebih cepat. Kesepakatan tersebut membuat bek berusia 28 tahun itu harus angkat kaki dari klub berjuluk Macan Kemayoran pada paruh musim Super League 2025-2026.
Langkah Persija ini terbilang mengejutkan suporter Persija, Jakmania. Pasalnya, Alan Cardoso justru menjadi salah satu pemain yang paling sering tampil sepanjang musim berjalan.
Bek kiri tersebut mencatatkan total 17 penampilan di semua ajang, ditambah satu laga pada putaran kedua. Catatan tersebut bahkan lebih tinggi dibandingkan kapten tim Persija, Rizky Ridho.
Situasi itu membuat keputusan melepas Cardoso menuai tanda tanya besar. Banyak pihak mempertanyakan alasan teknis di balik dilepasnya pemain yang sebelumnya cukup diandalkan.
Mauricio Souza pun akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai spekulasi. Ia menyebut keputusan itu tidak diambil secara tiba-tiba dan telah melalui evaluasi mendalam.
Souza mengungkapkan bahwa faktor adaptasi menjadi salah satu poin penting. Menurutnya, Cardoso membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk menyatu dengan karakter permainan tim.
"Ya seperti yang saya katakan, sayangnya kadang Anda butuh waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan permainan, dengan kondisi yang ada," kata Souza di Persija Training Ground, Selasa (27/1/2026).
"Cardoso adalah pemain yang saya kenal sejak kecil. Pemain yang pernah masuk timnas Brasil usia muda. Mengalami beberapa masalah di sini, dan akhirnya Dony (Tri Pamungkas) masuk, dan masuk dengan sangat baik," tambahnya.
Pada fase awal musim, Alan Cardoso sejatinya langsung dipercaya mengisi posisi bek kiri. Enam pertandingan pertama dijalani dengan status pemain utama dan menjadi pilihan utama pelatih.
Namun perubahan mulai terjadi ketika Dony Tri Pamungkas masuk ke dalam susunan pemain. Kehadiran pemain muda tersebut berawal dari kebutuhan memenuhi regulasi U-23.
Tak disangka, pemain Timnas Indonesia U-23 itu justru mampu menjawab kepercayaan dengan performa yang konsisten. Penampilannya yang solid membuat sektor kiri pertahanan Persija semakin stabil.
Sejak saat itu, posisi Cardoso perlahan tergeser dari starting eleven. Meski masih dimainkan, perannya lebih sering sebagai pemain cadangan.
Persaingan di posisi bek kiri kian ketat setelah Persija mendatangkan Shayne Pattynama. Kehadiran bek Timnas Indonesia tersebut semakin mempersempit ruang bermain Cardoso.
Melihat situasi tersebut, Mauricio Souza memilih berdiskusi langsung dengan sang pemain. Keputusan diambil demi kepentingan karier Cardoso agar tetap mendapatkan menit bermain.
"Jadi saya pikir dia harus bermain, dia pemain yang ingin bermain. Saya bicara dengannya. Saya sangat percaya pada pemain ini. Pemain kuat, secara teknis sangat bagus. Tapi kita punya batasan pemain asing," pungkas Souza.
(igp/hfp)