news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza.
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham Giovani

Persija Jakarta Ditaklukkan Arema FC 0-2, Mauricio Souza Keluhkan Satu Hal

Hasil kurang maksimal harus diterima Persija Jakarta saat menjamu Arema FC dalam lanjutan kompetisi, Minggu (8/2).
Senin, 9 Februari 2026 - 09:39 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Hasil kurang maksimal harus diterima Persija Jakarta saat menjamu Arema FC dalam lanjutan kompetisi, Minggu (8/2). Meski menelan kekalahan, pelatih Mauricio Souza menegaskan permainan timnya tidak sepenuhnya buruk.

‎Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Persija datang dengan ambisi besar meraih poin penuh. Dukungan suporter pun mengiringi langkah Macan Kemayoran sejak awal laga.

‎Namun kenyataan di lapangan tidak berjalan sesuai harapan. Persija harus mengakui keunggulan Arema FC dengan skor akhir 0-2.

‎Dua gol tim tamu lahir pada fase akhir pertandingan. Gabriel Silva Kosta mencatatkan namanya di papan skor lewat gol pada menit ke-82 dan 90+8.

‎Selepas laga, Mauricio Souza memberikan penilaian dalam sesi konferensi pers. Ia menyoroti bagaimana jalannya pertandingan berlangsung cukup ketat sejak menit awal.

‎Menurut Souza, Arema FC tampil disiplin dan rapi dalam menjaga area pertahanan. Solidnya lini belakang Singo Edan membuat Persija kesulitan menemukan celah.

‎Situasi tersebut berdampak pada minimnya peluang berbahaya yang mampu diciptakan Persija, khususnya di babak pertama. Upaya menusuk ke jantung pertahanan lawan kerap kandas sebelum berkembang.

‎"Babak pertama tidak dapat kesempatan, Arema tidak memberi ruang buat kami. Kami tahu untuk mendapat ruang itu harus melakukan sesuatu," ujar Souza saat jumpa pers, Minggu (8/2/2026). 

‎Memasuki paruh kedua pertandingan, Souza mencoba mengubah pendekatan permainan. Ia melakukan penyesuaian posisi pemain untuk meningkatkan intensitas serangan.

‎Salah satu perubahan yang dilakukan adalah menggeser peran Emaxwell yang sebelumnya beroperasi di sisi sayap. Pemain tersebut kemudian ditempatkan lebih dekat ke lini depan.

‎"Alaaeddine [Ajaraie] dan Maxwell [Souza] tukar posisi, kemudian permainan menjadi lebih baik dan bisa mengontrol pertandingan," kata Souza. 

‎Perubahan tersebut sempat membuat Persija lebih dominan dalam penguasaan bola. Tekanan demi tekanan coba dibangun guna memecah kebuntuan.

‎Sayangnya, efektivitas justru dimiliki Arema FC yang mampu memaksimalkan peluang di menit-menit krusial. Gol telat yang tercipta memastikan Persija gagal mengamankan poin.

‎Dari kubu pemain, Donny Tri Pamungkas menegaskan timnya memilih untuk segera bangkit. Bek kiri Persija itu menilai kekalahan ini harus dijadikan bahan pembelajaran.

‎"Semua pemain sudah bekerja keras, memang bukan hasil yang diinginkan. Kami evaluasi apa yang perlu, dan fokus ke pertandingan selanjutnya," ucap Donny. 

‎Hasil ini membuat langkah Persija dalam persaingan papan atas semakin menantang. Jarak poin dengan pesaing utama kini semakin melebar.

‎Persija tercatat mengoleksi 41 poin dan tertinggal enam angka dari Persib Bandung yang berada di puncak klasemen dengan 47 poin. Kondisi tersebut memaksa Macan Kemayoran tampil lebih konsisten pada laga-laga berikutnya.

‎(igp/rda)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral