- Kolase tvOnenews
Eks Pemain Persib Ini Pernah Terancam Tercoret dari Timnas Indonesia Gara-gara Hal Sepele, Apa itu?
tvOnenews.com — Perjalanan karier Zulham Zamrun penuh warna. Dari kenakalan remaja, dicoret pelatih, hampir gagal masuk skuad SEA Games, hingga jadi pahlawan Persib Bandung dan langganan panggilan timnas.
Dalam podcast YouTube Sport77, Zulham membongkar sejumlah cerita menarik yang jarang diketahui publik.
Nyaris Dicoret Timnas karena Potong Rambut
Momen unik terjadi jelang AFF 2016. Saat itu, Zulham dan beberapa pemain timnas nekat memanggil tukang cukur ke hotel karena dilarang keluar.
Namun, almarhum Alfred Riedl mendadak melakukan inspeksi kamar.
“Tiba-tiba Coach Riedl masuk kamar saya. Di dalam ada Ferdinand, Manahati, saya semua kumpul. Itu sebenarnya bisa dicoret, tapi dua hari lagi mau main,” cerita Zulham.
- ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
Akibat insiden tersebut, mereka sempat “diparkir” dan tidak langsung jadi pilihan utama.
Zulham juga meluruskan cerita soal drama penalti lawan Vietnam. Ia membantah tudingan bahwa pemain lain tak punya mental.
“Bukan nggak ada yang mau ambil. Kita masih di belakang semua. Manahati paling depan, langsung ambil bola tanpa tanya siapa yang ditunjuk.”
Beruntung penalti tersebut masuk. Jika tidak, ceritanya mungkin berbeda.
Pakai Bahasa Isyarat dengan Diego Michiels
SEA Games 2011 jadi awal persahabatan Zulham dengan Diego Michiels. Saat itu, Diego belum akrab dengan pemain lain karena terkendala bahasa.
Zulham yang bisa sedikit bahasa Inggris akhirnya sekamar dengan Diego.
“Di kamar kita pakai bahasa isyarat. Yes-no aja. Dia pertama kali ke Indonesia, jadi belum banyak teman.”
Zulham bahkan mengajarkan Diego makan papeda saat berkunjung ke rumah keluarga di Indonesia Timur.
Gagal ke SEA Games 2011 karena “Kenakalan Remaja”
Zulham mengakui dirinya hampir masuk skuad final SEA Games 2011. Namun, faktor kedisiplinan membuatnya tersingkir.
“Kalau waktu itu saya nggak kepalang angin, mungkin saya yang masuk.”
Saat itu hanya 20 pemain yang dibawa, membuat persaingan makin ketat.
Bersinar di Persib: Nomor 54 dan Jadi Pemain Terbaik
Momen emas Zulham datang saat membela Persib di Piala Presiden 2015.
Ia datang dalam kondisi belum sepenuhnya pasti bermain karena surat keluar dari Persipura belum terbit. Bahkan saat latihan, ia masih memegang ponsel menunggu kabar administrasi.
Namun hasilnya luar biasa yakni juara Piala Presiden, top skor, dan pemain terbaik. Zulham juga mendapat nomor 54 langsung dari Umuh Muchtar.
“Nomor 54 itu khusus keluarga Pak Haji. Saya baru tahu setelah dikasih.”
- Dok. Piala Presiden - Persib
Cedera ACL di turnamen Parepare sempat membuat Zulham terpukul. Dokter pertama memvonis istirahat satu tahun.
“Saya langsung nangis. Pikir mau pensiun.”
Namun setelah konsultasi ke dokter lain di Jakarta, ia mendapat kabar lebih baik dan menjalani operasi dengan target kembali dalam 6 bulan.
Satu cerita unik lainnya terjadi saat membela PSM Makassar. Dua kiper cedera dalam satu pertandingan.
Zulham yang sering iseng jadi kiper saat latihan akhirnya ditunjuk masuk.
“Karena tiap latihan saya sering jadi kiper taruhan sama teman-teman, akhirnya pelatih tunjuk saya.”
Zulham pernah dicoret pelatih Jackson F. Tiago saat masih muda, bahkan ketika ayahnya menjabat manajer klub.
Ia memilih merantau dan membuktikan diri.
“Saya mau buktikan kalau bisa sukses di luar, bukan di daerah sendiri.”
Dari Persela Lamongan, kariernya menanjak hingga jadi langganan timnas dan berpindah-pindah klub besar seperti Mitra Kukar, Persib, dan PSM.