- Instagram/Bali United
Lawan Persija Jakarta di HUT Bali United Ke-11, Johnny Jansen Ingin Beri Kado Spesial kepada Serdadu Tridatu
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Bali United, Johnny Jansen, bertekad ingin memberikan kado indah saat berhadapan dengan Persija Jakarta. Pasalnya, laga itu bertepatan dengan hari jadi Serdadu Tridatu.
Momen istimewa tengah dirasakan Bali United yang tepat pada Minggu (15/2) merayakan ulang tahun ke-11. Perayaan tersebut ingin dibuat semakin bermakna dengan mempersembahkan kemenangan saat menjamu Persija Jakarta.
Pertandingan itu akan menjadi bagian dari pekan ke-21 Super League musim 2025/2026. Duel dua tim besar tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta yang dikenal angker bagi tim tamu.
Bagi Serdadu Tridatu, laga ini bukan sekadar perebutan tiga angka. Ada harga diri dan kebanggaan yang ingin dipersembahkan kepada para pendukung di hari spesial klub.
Meski demikian, jalan menuju target tersebut tidak sepenuhnya mulus. Sejumlah persoalan kondisi fisik pemain membuat tim pelatih harus bekerja ekstra dalam menyusun strategi.
"Persiapan kami bagus namun situasi berbeda karena ada beberapa pemain yang sakit," ujar Johnny Jansen dikutip dari laman resmi klub.
"Kami mempersiapkan semuanya dengan melihat bagaimana mereka (Persija Jakarta) menyerang dan bertahan untuk mengantisipasi pergerakan mereka besok malam," tambahnya.
Ucapan tersebut menggambarkan situasi yang dihadapi tim jelang pertandingan penting ini. Analisis terhadap pola serangan dan pertahanan Persija menjadi perhatian utama dalam sesi latihan terakhir.
Beberapa pemain dilaporkan belum bisa tampil karena masih dalam masa penyembuhan. Kondisi ini tentu memengaruhi kedalaman skuad yang akan diturunkan pada pertandingan nanti.
Nama Brandon Wilson dan Mirza Mustafic termasuk dalam daftar pemain yang harus menepi. Keduanya belum berada dalam kondisi ideal untuk tampil penuh di laga kompetitif.
Walau diterpa kendala, Johnny Jansen tetap menunjukkan optimisme. Ia percaya para pemain yang tersedia mampu menjalankan instruksi dengan maksimal.
Menurutnya, kekuatan tim tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain saja. Solidaritas dan kerja kolektif diyakini menjadi kunci untuk meraih hasil positif.
Selain kesiapan teknis, faktor dukungan suporter juga menjadi sorotan. Kehadiran pemain ke-12 di tribun Dipta diharapkan bisa memberikan suntikan moral tambahan.
"Saya berharap suporter bisa datang memberikan semangat dan energi buat kami agar meraih tiga poin di Stadion Dipta," kata Johnny.
"Tim Bali United dan suporter saling terikat untuk mendukung setiap proses yang dibangun dengan kepercayaan dan kerja keras. Kami butuh kehadiran suporter untuk bisa meraih kemenangan bersama," lanjutnya.
Kenangan pertemuan sebelumnya melawan Persija juga masih membekas. Pada laga putaran pertama, Bali United mampu membawa pulang satu poin dari markas lawan.
Pertandingan tersebut berakhir dengan skor sama kuat 1-1. Hasil itu menunjukkan bahwa kedua tim memiliki kualitas yang relatif berimbang musim ini.
Gol Bali United saat itu tercipta lewat kerja sama apik antarpemain. Umpan silang Thijmen Goppel sukses dituntaskan dengan sundulan Mirza Mustafic yang tak mampu dibendung kiper lawan.
(igp/rda)