- X @@Mah5Utari
Oknum Bobotoh Persib yang Bikin Rusuh di GBLA saat ACL Elite Two Akhirnya Muncul, Minta Maaf Pakai Surat di Atas Materai
tvOnenews.com - Teka-teki soal siapa oknum Bobotoh yang lakukan pitch invasion atau masuk lapangan saat leg kedua ACL Elite Two Persib Bandung lawan Ratchaburi FC akhirnya terungkap.
Pria yang menghuni tribun selatan dengan identitas rambut gondrongnya itu datang menemui manajemen Persib Bandung dan meminta maaf.
Laga leg kedua babak 16 besar ACL Elite Two antara Persib Bandung vs Ratchaburi FC di Stadion GBLA, Rabu (17/2) silam berjalan dengan penuh gejolak.
Persib Bandung yang sedianya menang 1-0 atas Ratchaburi FC tetap tak mampu lolos ke perempat final. Pasalnya, mereka masih kalah agregat 1-3.
Sontak, sejumlah Bobotoh dari tribun selatan langsung turun ke lapangan menyampaikan ketidakpuasan mereka, terkhusus kepemimpinan wasit Majed Al Shamrani.
Mereka bahkan mengejar wasit hingga ke lorong lapangan yang diikuti para pemain dan staf Ratchaburi FC karena ikut panik terhadap situasi chaos tersebut.
Lebih lanjut, ada sebuah video yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir ketika seorang Bobotoh mengenakan jersi biru Persib Bandung nomor 76 turun ke lapangan.
- AFC
Selain mengejar wasit, pria gondrong bertubuh gempal ini juga menendang papan iklan bahkan mengintimidasi fotografer yang tengah bertugas di pinggir lapangan.
Oknum Bobotoh itu belakangan diketahui bernama Sulistianto atau Sulis. Ia dianggap sebagai provokator sehingga membuat suporter lain ikut turun ke lapangan.
Banyak yang menyesalkan kejadian ini lantaran sanksi AFC telah menunggu. Manajemen Persib Bandung juga bertindak tegas dengan menutup tribun selatan.
Setelah berhari-hari dicari oleh para penggemar sepak bola, khususnya fans Persib Bandung yang geram, Sulistianto akhirnya muncul ke publik.
Dalam unggahan Instagram @infonobarpersib_, Senin pagi (23/2), rupa-rupanya Sulis datang menemui manajemen Persib Bandung.
“Berbagai upaya sebenarnya telah dilakukan oleh pihak Southside, hanya saja tidak disampaikan ke media sosial,“ tulis keterangan @infonobarpersib_.
Pada kesempatan itu, Sulis menemui dua oramg perwakilan manajemen Persib Bandung. Di sana, ia mengutarakan permintaan maaf atas sikapnya.
Permintaan maaf Sulis atas perilakunya tersebut ditulis tangan dalam secarik kertas yang telah dibubuhkan dengan tanda tangan di atas materai nominal Rp10.000.
“Saya Sulistianto, mengakui kesalahan yang telah saya perbuat dengan turun ke lapangan (pitch invasion) saat pertandingan Persib vs Ratchaburi FC, Rabu 18 Februari lalu,” tulisnya.
“Tidak dimaksud menyakiti dari kelakuan saya tersebut, semua murni hanya ekspresi kekecewaan dan kemarahan sebagai Bobotoh terhadap kinerja wasit yang merugikan,“ paparnya.
“Adapun hal tersebut terjadi murni atas inisiatif pribadi tanpa ada suruhan atau paksaan dari pihak manapun,“ ungkap Sulis.
“Oleh karena itu, saya atas nama pribadi meminta maaf kepada semua pihak yang dirugikan dan siap menerima sanksi yang diberikan,” sesal fans Persib itu
“Demikian surat permintaan maaf ini saya tuliskan dengan sungguh-sungguh, semoga dapat berkenan,“ tutup Sulis dengan tanda tangan di atas materai.
Meski telah meminta maaf, namun sanksi dari AFC kemungkinan besar akan diterima oleh Persib Bandung. Pihak manajemen juga bertindak tegas atas kericuhan itu.
Tribun selatan yang menjadi awal mula turunnya Sulis dan suporter lain ke lapangan ditutup sementara oleh manajemen Persib ketika lawan Persita semalam.
(han)