- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Persijap Jepara Bikin Kejutan! Eks Tangan Kanan Shin Tae-yong Resmi Bergabung Demi Selamat dari Degradasi Super League
Jakarta, tvOnenews.com - Langkah berani kembali diambil Persijap Jepara demi bersaing di putaran kedua Super League 2025/2026. Tim asal Jawa Tengah itu secara resmi mendatangkan mantan tangan kanan Shin Tae-yong, yakni Yoo Jae-hoon.
Manajemen Laskar Kalinyamat pun bergerak cepat memperkuat struktur tim dari sisi kepelatihan. Fokus pembenahan kali ini diarahkan pada sektor penjaga gawang yang dinilai krusial dalam menentukan hasil pertandingan.
Nama besar pun resmi diperkenalkan kepada publik. Sosok tersebut adalah mantan bagian dari staf kepelatihan Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.
Dia adalah Yoo Jae-hoon, pelatih kiper asal Korea Selatan yang sudah lama malang melintang di sepak bola Indonesia. Kehadirannya menambah warna baru di jajaran tim pelatih yang dipimpin oleh Mario Lemos.
Sebelumnya, Persijap sebenarnya telah memiliki Iman Suherman sebagai pelatih kiper. Namun, keputusan mendatangkan Yoo menunjukkan ambisi klub untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan persaingan internal.
Pengumuman perekrutan ini disampaikan secara terbuka melalui media sosial resmi klub pada Kamis (26/2/2026). Respons suporter pun terbilang antusias karena nama Yoo sudah sangat familiar di kompetisi domestik.
Persijap melihat kedatangan pelatih berusia 41 tahun itu sebagai bagian dari penguatan pondasi tim. Manajemen berharap pengalaman panjangnya dapat membantu tim menatap persaingan yang semakin ketat.
"Kehadiran baru untuk fondasi yang lebih kukuh. Selamat datang di keluarga kami, Coach Yoo Jae-hoon," tulis pernyataan Persijap Jepara melalui akun media sosialnya.
Jejak karier Yoo Jae-hoon memang tidak bisa dilepaskan dari sepak bola Indonesia. Namanya mulai dikenal luas ketika ia masih aktif sebagai penjaga gawang andalan di Liga Indonesia.
Ia pertama kali mencuri perhatian saat memperkuat Persipura Jayapura pada periode 2010 hingga 2014. Bersama Mutiara Hitam, Yoo menjelma menjadi salah satu kiper paling konsisten di kompetisi.
Sejumlah trofi berhasil ia persembahkan untuk Persipura. Dua gelar Indonesia Super League musim 2010/2011 dan 2013 menjadi bukti kiprahnya, ditambah raihan Indonesian Inter Island Cup 2011 serta Indonesia Soccer Championship A 2016.
Petualangannya tak berhenti di Papua. Yoo sempat memperkuat Bali United pada 2015 sebelum akhirnya kembali lagi ke Persipura hingga 2018.
Menjelang akhir kariernya sebagai pemain, ia juga membela Mitra Kukar dan Barito Putera. Pada 2019, ia resmi gantung sepatu dan menutup perjalanan panjangnya sebagai kiper profesional.
Tak butuh waktu lama baginya untuk beralih profesi. Ketika Shin Tae-yong dipercaya menangani Timnas Indonesia, Yoo turut masuk dalam jajaran staf sebagai pelatih kiper untuk tim U-20, U-23, hingga level senior.
Namun, setelah Shin Tae-yong tidak lagi menjabat pada Januari 2026, Yoo juga mengakhiri kebersamaannya dengan Timnas. Kini, Persijap Jepara menjadi pelabuhan barunya, sekaligus panggung pembuktian berikutnya di kompetisi nasional. (igp/fan)