- instagram.com/persisofficial
Kepada Media Belanda, Pemain Keturunan Indonesia Ungkap Tak Digaji Berbulan-bulan di Super League sampai Putuskan 'Pensiun' Dini
Kini, setelah lebih dari 15 tahun malang-melintang di dunia sepak bola profesional mulai dari NEC, De Graafschap, PEC Zwolle, hingga klub-klub di Yunani, Armenia, dan Indonesia, Tutuarima resmi menutup lembaran kariernya sebagai pemain profesional. Ia memilih pulang ke Belanda dan menandatangani kontrak bersama GVVV, klub amatir yang berkompetisi di Divisi Kedua.
"Ya, saya rasa begitu. Saya sebenarnya ingin tetap di Indonesia, tetapi setelah tanggal 6 Februari kami tidak diizinkan bergabung dengan klub mana pun di sana lagi," tuturnya.
Keputusan pensiun dari sepak bola profesional bukan didasari kepahitan semata, melainkan juga refleksi mendalam tentang prioritas hidup. Di usia 32 tahun, dengan keluarga yang menanti, Tutuarima merasa sudah saatnya menikmati hal-hal sederhana yang selama ini terlewatkan.
"Tapi sekarang saya berusia 32 tahun, saya punya keluarga, dan hal-hal lain lebih penting dalam hidup," ucapnya. (fan)