news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto.
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Gagal Juara Saat Jadi Pemain, Kurniawan Kini Bertekad Tebus dengan Bawa Timnas Indonesia U-17 Juara AFF 2026

Kurniawan Dwi Yulianto bidik juara AFF U-17 2026 sambil menuntaskan misi pribadi ke Timnas Indonesia. Tekankan mental juara dan kesiapan ke level Asia.
Sabtu, 11 April 2026 - 19:51 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, memikul ambisi besar jelang bergulirnya Piala AFF U-17 2026. Ia tidak hanya berbicara soal target tim, tetapi juga membawa misi pribadi yang belum sempat ia tuntaskan di masa lalu.

Kurniawan menegaskan bahwa dirinya ingin menghadirkan prestasi nyata untuk sepak bola Indonesia. Tekad itu muncul sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus dorongan batin yang kuat dalam perannya saat ini.

Fokus utama yang ia tanamkan kepada para pemain adalah soal mentalitas bertanding. Menurutnya, kualitas teknik saja tidak cukup tanpa diimbangi dengan kekuatan mental yang kokoh.

Ia menilai para pemain muda harus dibiasakan menghadapi tekanan sejak dini. Dengan begitu, mereka tidak akan mudah goyah saat menghadapi lawan-lawan tangguh di level internasional.

"Kalau dari POV (point of view) saya sendiri, sebenarnya saya selalu menanamkan dalam mindset para pemain bahwa winning mentality itu paling penting. Jadi, bagi saya, bagaimana pemain itu bisa fight," ujar Kurniawan dalam konferensi pers jelang laga, Sabtu (11/4/2026).

"Dan tentu sebuah pertandingan harus ada hasilnya. Jadi, saya mau setiap pertandingan itu bagai final bagi para pemain saya," tambahnya.

Pendekatan tersebut menjadi fondasi utama dalam membangun karakter skuad Garuda Asia. Ia ingin setiap pemain memiliki keberanian untuk bertarung hingga menit akhir.

Lebih jauh, Kurniawan juga menargetkan pencapaian konkret berupa gelar juara Piala AFF U-17 2026. Baginya, trofi menjadi simbol keberhasilan kerja keras seluruh tim.

Ambisi itu terasa semakin personal karena berkaitan dengan perjalanan kariernya. Ia merasa belum memberikan kontribusi maksimal untuk Indonesia saat masih aktif sebagai pemain.

"Dan secara pribadi, saya ingin memberikan gelar buat bangsa ini. Karena sebagai pemain, saya tidak memberikan gelar apa-apa untuk negara tercinta Indonesia," kata Kurniawan.

Selain berburu gelar, ajang ini juga dimanfaatkan sebagai sarana pembentukan pengalaman bertanding. Kurniawan ingin anak asuhnya terbiasa dengan atmosfer kompetisi antarnegara.

Turnamen Piala AFF U-17 dianggap sebagai batu loncatan penting menuju level yang lebih tinggi. Pengalaman di sini dinilai akan sangat berharga bagi perkembangan pemain.

Hal itu tidak terlepas dari agenda besar berikutnya, yakni Piala Asia U-17 2026. Timnas U-17 diproyeksikan tampil lebih siap saat menghadapi persaingan di tingkat Asia.

"Selain itu, yang paling penting juga bahwa AFF ini adalah salah satu persiapan kami menjelang AFC Cup yang akan dimulai pada bulan Mei. Tentu ini sangat penting bagi para pemain, bagaimana mereka bisa fokus," jelas Kurniawan.

"Fight di setiap pertandingan. Karena bagi saya, filosofi strong and winning mentality ini sangat penting untuk para pemain muda," sambung mantan asisten pelatih Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-20.

Dalam turnamen ini, Indonesia berada di Grup A bersama sejumlah negara Asia Tenggara lainnya. Persaingan dipastikan berlangsung ketat sejak fase awal.

Laga pembuka akan mempertemukan Timnas Indonesia U-17 kontra Timor Leste. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Senin (13/4/2026) malam. (igp/fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral