- Instagram @richardo_r55
Ricky Kambuaya Jadi Sasaran Rasis usai Laga Panas Kontra Persib Bandung
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Dewa United, Ricky Kambuaya, mendapat serangan rasisme usai menghadapi Persib Bandung. Pada laga tersebut, pemain asal Papua ini berhasil mencetak satu gol bagi Banten Warriors.
Pertandingan pekan ke-28 Super League 2025-2026 antara Dewa United melawan Persib Bandung berlangsung ketat dan panas. Laga ini digelar di Banten International Stadium pada Senin (21/4/2026).
Dewa United berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-24 melalui Alex Martins. Gol itu berbau kontroversial karena Alexis Messidoro yang memberikan assist dianggap bolanya sudah keluar lapangan terlebih dahulu.
Ricky Kambuaya berhasil menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-61 setelah memanfaatkan umpan terukur dari Noah. Namun, gol ini juga berbau kontroversial karena pada momen sebelumnya Alex Martins dianggap melakukan handball.
- Instagram/persib
Sementara itu, Persib berhasil membalas setelah Dewa United bermain dengan 10 orang. Alex Martins menerima kartu kuning kedua sehingga harus keluar lapangan lebih cepat.
Gol Maung Bandung dalam laga ini dihasilkan lewat tendangan penalti Thom Haye pada menit ke-77. Andrew Jung yang masuk pada babak kedua berhasil menyamakan skor pada menit ke-86 melalui tandukannya.
Selepas pertandingan, kejadian kurang menyenangkan dialami oleh Ricky Kambuaya. Ia mendapat serangan rasis di media sosial.
Bahkan, ia membagikan sejumlah foto bernada rasis dalam unggahan terbarunya di Instagram pribadinya pada Selasa (21/4/2026).
- Instagram - Ricky Kambuaya
"Bagaimana bisa …? Monyet bermain sepak bola di level profesional dan bahkan sampai mewakili negara yang dihuni para manusia. Masih kurang rasisnya, ayo tambah lagi, saudaraku," tulis Ricky Kambuaya.
Sementara itu, hasil ini membuat Persib gagal menjaga jarak dengan Borneo FC dan Persija Jakarta di papan klasemen. Persib kini berada di peringkat pertama dengan 65 poin, unggul dua poin dari Borneo FC serta tujuh angka dari Persija di posisi ketiga. (fan)