- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Bojan Hodak Sibuk dengan Persib, Acuh Saat Tahu Borneo FC Sudah Salip di Klasemen
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak ternyata memilih acuh alias tidak peduli saat mengetahui Borneo FC telah menyalip timnya di klasemen Super League 2025-2026.
Borneo FC mengkudeta posisi puncak klasemen Super League 2025-2026 yang selama ini ditempati oleh Persib pada Rabu (29/4/2026). Kemennagan atas Persik Kediri membuat 0-1 membawa Borneo FC naik ke peringkat pertama klasemen dengan 69 poin.
Sementara itu, Persib Bandung baru akan bertanding melawan Bhayangkara FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026). Jika ingin kembali ke puncak klasemen, satu-satunya jalan adalah Marc Klok cs mengalahkan The Guardian.
Alasan Bojan Hodak untuk acuh dari kemenangan Borneo FC itu memang jelas. Dia sudah terbiasa dengan tekanan pada Maung Bandung sejak musim pertamanya datang ke Persib.
"Hal seperti ini sudah berlangsung tanpa henti selama tiga tahun. Begitulah dalam sepakbola, di sepakbola profesional," kata Bojan Hodak.
Sejak datang pada musim 2023 lalu, Bojan Hodak berhasil membawa titel juara back to back. Bahkan di musim ketiganya ini, pelatih asal Kroasia ini berkesempatan untuk meraih hattrick juara.
"Kami berada di nomor satu selama tiga tahun, semua orang ingin mengalahkan kami, semua orang ingin menjatuhkan kami. Jadi kami hanya fokus pada pertandingan kami sendiri," kata Bojan.
Bojan mengakui kemenangan Borneo FC bukan sesuatu yang bisa dia kendalikan. Untuk itu dia hanya ingin fokus pada sapu bersih Persib di akhir kompetisi ini.
"Hal-hal lain tidak bisa kami kendalikan. Saya katakan kepada tim saya bahwa kita hanya perlu fokus pada pertandingan kita. Jika kita memenangkan semua pertandingan, kita akan menjadi nomor satu, benar kan?' katanya.
Bojan Hodak pun mengomentari dua hasil imbang Persib Bandung yang membuka kesempatan Borneo FC menyalip di klasemen. Bahkan di laga terakhirnya, Persib kesulitan mencetak gol ke gawang Arema ketika akhirnya Arema justru menjadi lumbung gol bagi Persebaya Surabaya.
"Dengar, pertandingan terakhir kami melancarkan penyerangan, kami punya 29 tembakan ke gawang, tapi tidak mencetak gol, jadi itu tidak banyak membantu, tahu kan?" kata Bojan.
Bahkan karena sibuk bersama Persib, Bojan Hodak tak menyaksikan pertandingan Borneo FC.
"Intinya adalah Anda harus tampil lebih baik dari lawan. Dan mengenai Borneo, mereka menang, oke. Saya tidak menonton tetapi semua orang membicarakan soal penalti. Apakah Anda menontonnya? Jadi, bagaimana? Apakah itu penalti?" katanya.
"Mereka bilang (situasinya) sama seperti saat kami bermain melawan Borneo di sana. Situasi yang sama. Tapi waktu itu penalti, (sekarang) tidak penalti. Keberuntungan, keberuntungan. Saya tidak pernah menonton, saya tidak punya waktu, tapi semua orang hanya membicarakan hal ini. Menarik," tutupnya. (hfp)