- I.League
Pada Media Belanda dan Tijjani Reijnders, Eliano Reijnders Pamer Konvoi Juara Persib Bandung: 5-7 Juta Bobotoh Berkumpul di Jalanan
Jakarta, tvOnenews.com - Eliano Reijnders tak lagi menjadi bayang-bayang sang kakak, Tijjani Reijnders setelah berhasil membawa Persib juara di musim pertamanya di Liga Indonesia.
Eliano Reijnders menjadi salah satu pemain andalan Persib sekaligus kunci three-peat juara yang diraih Persib Bandung.
Eliano Reijnders masih ingat jelas ketika sang kakak yang direkrut Manchester City, dia malah pindah ke Super League dengan statusnya sebagai pemain naturalisasi Timnas Indonesia.
Tak berhenti di sana, dengan status Persib sebagai juara back to back Liga Indonesia membuat Eliano Reijnders tertantang untuk mencatatkan sejarah threepeat dalam Liga Indonesia modern.
Pada media Belanda, Telegraaf, Eliano Reijnders memamerkan perjuangannya untuk meraih gelar juara bersama Persib, lengkap dengan besarnya antusiasme Bobotoh yang berpesta.
"Gelar juara ini sangat fantastis, Persib Bandung menjadi juara dalam dua musim sebelumnya. Sebelum saya tiba di sana, saya sudah mendengar bahwa belum ada klub yang berhasil mengamankan tiga gelar beruntun," kata Eliano Reijnders dikutip dari laman Telegraaf, Selasa (2/6/2026).
Bahkan kepastian Persib Bandung menjadi juara pun ditentukan di laga terakhir. Maung Bandung bersaing ketat dengan Borneo FC atas poin terakhir 79 poin dengan keunggulan head to head bagi Persib.
"Itu adalah tantangan luar biasa untuk mewujudkannya. Dan ketika itu terwujud, itu sangat luar biasa," kata pemain berusia 25 tahun ini.
Eliano Reijnders pun menjadi andalan bagi Bojan Hodak. Berstatus versatile player, Eliano Reijnders masuk dalam jajaran pemain dengan banyak menit bermain, atas 36 pertandingan dan rata-rata 84 menit tampil.
"Itu menunjukkan saya adalah pemain andalan. Bayangkan saya mengalami cedera pergelangan kaki selama empat pekan terakhir dan saya terpaksa absen hingga tampil dari bangku cadangan," kata Eliano.
"Saya tidak diizinkan bermain, lebih baik istirahat, tapi karena kami berjuang untuk gelar saya terus bermain," kenang Eliano Reijnders.
Sayangnya, Eliano Reijdners harus melewati lautan manusia ketika Persib menggelar konvoi juara. Pada awalnya, tim diangkut menggunakan enimog sampai akhirnya terpaksa melewati lautan manusia.