- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Shin Tae-yong Pastikan Persija Jakarta akan Menurunkan Pemain Muda pada Ajang Piala Presiden 2026, Ini Alasannya
Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta dipastikan tidak akan tampil dengan kekuatan terbaiknya pada ajang Piala Presiden 2026.
Pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, memilih memprioritaskan persiapan tim utama untuk menghadapi Super League 2026/2027 dibanding mengikuti turnamen pramusim tersebut.
Keputusan itu menjadi salah satu strategi yang telah disusun sejak awal kedatangan Shin Tae-yong di Persija.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Pelatih asal Korea Selatan tersebut menilai pemusatan latihan di luar negeri jauh lebih penting untuk membentuk pondasi tim sebelum kompetisi resmi bergulir.
Persija sendiri telah menjadwalkan pemusatan latihan di Thailand selama hampir tiga pekan, mulai 27 Juli hingga 16 Agustus mendatang.
Seluruh pemain tim utama akan menjalani program intensif yang difokuskan untuk meningkatkan kondisi fisik, mematangkan taktik, sekaligus membangun chemistry antar pemain.
Waktu pelaksanaan training camp tersebut ternyata bertepatan dengan bergulirnya Piala Presiden 2026. Situasi itu membuat Persija tidak memiliki pilihan selain meninggalkan sebagian besar pemain utama dari turnamen pramusim tersebut.
Sebagai gantinya, Macan Kemayoran akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk unjuk kemampuan. Turnamen tersebut diharapkan menjadi panggung bagi para talenta muda Persija untuk menunjukkan kualitas mereka di level kompetitif.
- tvOnenews/Ilham Giovani Pratama
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi yang tengah dibangun Persija. Shin Tae-yong ingin melihat secara langsung potensi para pemain muda sebelum menentukan siapa saja yang layak masuk ke dalam skuad utama.
Meski demikian, keputusan Persija sempat memunculkan berbagai pertanyaan. Banyak pihak menilai absennya skuad utama akan mengurangi kekuatan Macan Kemayoran di turnamen yang mempertemukan sejumlah klub terbaik Indonesia.
Menanggapi hal tersebut, Shin Tae-yong menegaskan bahwa agenda pemusatan latihan di Thailand telah disusun jauh sebelum jadwal Piala Presiden diumumkan. Karena itu, program tersebut tidak memungkinkan untuk diubah.
"Untuk Piala Presiden, karena kita pergi latihan ke luar negeri di Thailand dari tanggal 27 Juli sampai 16 Agustus," ujar STY Jumat (17/7/2026).
"Anggota tim utama kami tidak bisa berpartisipasi (di Piala Presiden 2026) dan itu (pemusatan latihan di Thailand) adalah jadwal yang sudah keluar sejak lama sejak saya memutuskan untuk menjabat di sini," tambahnya.
Lebih lanjut, juru taktik asal Korea Selatan itu memastikan para pemain muda akan memperoleh kesempatan besar selama turnamen berlangsung. Namun, ia belum mengungkap secara rinci komposisi tim yang nantinya akan dibawa ke Piala Presiden.
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Mantan pelatih Timnas Indonesia itu juga minta publik tidak salah memahami keputusan Persija.
Menurutnya, klub sama sekali tidak bermaksud mengesampingkan Piala Presiden, melainkan hanya menjalankan program yang telah disusun sejak awal.
"Teman-teman under-20 kita mungkin akan mendapatkan kesempatan yang baik untuk berkembang," kata STY.
"Mengenai bagian itu, jangan sampai salah paham. Ketika saya berjanji untuk menjabat di sini, jadwal untuk pergi latihan ke luar negeri sudah dibuat, dan baru setelah itu saya mendengar tentang Piala Presiden. Jadi itu bukan jadwal yang bisa diubah," sambungnya.
Sebagai informasi, Piala Presiden 2026 akan digelar di Bandung dan Surabaya pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026.
Turnamen tersebut diikuti delapan peserta, yakni Persib Bandung, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, serta tiga klub Asia Tenggara yaitu Port FC (Thailand), Tampines Rovers (Singapura), dan DPMM FC (Brunei Darussalam). (igp)