- tvOnenews/Dwi RB
Respons Mengejutkan Igor Tolic Usai Debut Jadi Pelatih Persib, Akui Masih Belum Terbiasa Tanpa Bojan Hodak
Bandung, tvOnenews.com - Igor Tolic menjalani debut sebagai pelatih kepala Persib Bandung di Piala Presiden 2026 saat menghadapi Arema FC. Hasil manis pun diraih setelah Maung Bandung menang 1-0.
Pria asal Kroasia itu sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih pada musim 2024/2025 dan 2025/2026. Ia mendapat promosi menjadi pelatih kepala setelah Bojan Hodak mundur usai mempersembahkan gelar three-peat.
Menjalani peran sebagai nahkoda tim, Igor mengaku masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Ia bahkan beberapa kali merasa Bojan Hodak masih berada di sampingnya saat memimpin Persib dari tepi lapangan.
Menurut Igor, kebiasaannya bekerja bersama Bojan selama dua musim membuatnya sesekali refleks menoleh ke samping. Padahal, kini seluruh tanggung jawab berada di pundaknya sebagai pelatih kepala.
Saat berada di tepi lapangan, biasanya Bojan dan Igor bergantian memberikan instruksi. Ketika ada pemain yang melakukan kesalahan, Bojan dikenal kerap memberikan arahan dengan suara lantang.
"Saya rasa agak sedikit lucu, karena saat berada di ruang ganti semuanya terasa biasa saja. Tetapi saat pertandingan, terkadang saya menoleh ke belakang dan berpikir Bojan akan berjalan lalu bersuara kencang," kata Igor sambil tertawa di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (26/7/2026).
Namun, pelatih berusia 48 tahun itu menegaskan perasaan tersebut merupakan bagian dari proses adaptasi. Ia optimistis akan semakin terbiasa seiring bertambahnya pertandingan bersama Persib.
"Anda tahu kan kebiasaan Bojan Hodak, tetapi ya sudah. Makin banyak pertandingan yang saya lewati bersama Persib di sini, saya rasa semua akan baik-baik saja," ujarnya.
Hubungan Igor dengan Bojan Hodak dan jajaran tim pelatih lainnya hingga kini tetap terjalin erat. Terlebih, Bojan kini mengemban peran sebagai penasihat teknis Persib setelah melepas jabatan sebagai pelatih kepala.
Igor mengungkapkan mereka masih rutin berkomunikasi. Dalam setiap percakapan, Bojan sesekali memberikan masukan sekaligus ikut memikirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi tim.
Meski demikian, Igor memahami Bojan kini membutuhkan waktu untuk beristirahat bersama keluarga. Karena itu, ia tidak ingin terlalu sering mengganggu mantan pelatih Persib tersebut.
"Kami berbicara dan kami benar-benar berkomunikasi. Tapi saya tidak ingin mengganggunya karena saat dia menelepon, kami selalu berbicara tentang Persib, padahal dia sedang bersama keluarganya," ujar Igor.
Ia menambahkan, saat ini dirinya bersama staf pelatih berusaha menyelesaikan berbagai persoalan tim secara mandiri. Igor ingin Bojan benar-benar menikmati masa istirahatnya sebelum kembali membantu klub.
"Kami bersama-sama menyelesaikan banyak hal setiap hari. Ketika saya berbicara dengannya, dia pasti ikut terlibat memikirkan Persib. Karena itu, lebih baik saya membiarkannya menikmati waktu bersama keluarganya. Nanti ketika kembali, dia akan datang dengan kondisi yang lebih segar," pungkas Igor.
(sub)