- Persija
Pratama Arhan Soroti Adaptasi Persija, Igor Tolic Beri Pengakuan Mengejutkan
"Di babak pertama, kami bisa unggul 3 atau 4-0. Tapi di babak kedua, kami juga sebenarnya bisa saja akhirnya kalah. Kredit untuk para pemain Persija juga yang telah menunjukkan permainan terbaiknya," katanya.
Pernyataan tersebut menunjukkan pengakuan Tolic terhadap perubahan permainan Persija setelah jeda. Macan Kemayoran tampil lebih agresif pada babak kedua dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya yang nyaris mengubah jalannya pertandingan.
Meski demikian, Persib tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.
Hasil tersebut mengantarkan Persib ke final Piala Presiden 2026. Kendati demikian, Tolic belum ingin membahas komposisi pemain yang akan diturunkan pada laga perebutan gelar.
Pelatih berusia 50 tahun itu mengatakan fokus utamanya saat ini ialah memulihkan kondisi fisik seluruh pemain setelah menjalani rangkaian pertandingan dalam waktu singkat.
"Akhirnya, kami menang dan melangkah ke final, tapi jika ada yang bertanya siapa yang akan bermain di final? Saya tidak tahu. Saya berharap semua orang cukup sehat, begitu juga yang terjadi di laga semifinal lainnya," pungkas Tolic.
Kemenangan atas Persija membuka peluang Persib untuk membawa pulang trofi Piala Presiden 2026. Di sisi lain, Persija harus mengalihkan perhatian ke laga perebutan tempat ketiga sembari menyelesaikan proses adaptasi tim menjelang bergulirnya musim kompetisi.
Terlepas dari hasil akhir pertandingan, pernyataan Pratama Arhan dan Igor Tolic sama-sama menggambarkan bahwa semifinal Piala Presiden 2026 menjadi bagian dari proses pembentukan tim. Persija masih berupaya menyatukan skuad dengan sejumlah wajah baru, sedangkan Persib berusaha menjaga konsistensi performa untuk menghadapi partai final.