- Media Piala Presiden
I.League Komentari Masuknya Persib ke Daftar FIFA Ban Registration
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur I.League Ferry Paulus mengomentari masuknya Persib Bandung dan klub Super League lain yang masuk ke daftar FIFA Ban Registration.
Daftar hitam FIFA ini dibuat agar klub jera untuk tak membayar hak pemain dan pelatih dengan tidak mengizinkan klub untuk mendaftarkan pemain selama bursa transfer pemain.
Artinya, klub tak bisa mendaftarkan pemain baru selama tak menyelesaikan masalah dengan pemain atau pelatih. Termasuk Persib Bandung dan PSM Makassar yang masuk dalam daftar ini.
Ferry Paulus menyebut masuknya klub Super League ke daftar ini bukan berarti tim tidak melanjutkan pencarian pemain selama bursa transfer pemain yang dibuka hingga September mendatang.
"Kalau membaca dari surat dari FIFA sendiri, setelah dilakukan penyelesaian maka bisa melakukan pendaftaran (pemain) lain," kata Ferry Paulus, di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
FIFA turut mencantumkan durasi hukuman registrasi baik dalam periode tertentu atau bahkan sampai dicabut oleh FIFA.
"Rasanya FIFA juga selalu menggarisbawahi setiap bans yang dilakukan itu, banned ya, itu selalu mengakomodir atau menganulir jika ada proses pembayaran ya," kata Ferry Paulus.
Ferry Paulus memastikan bukan hanya Persib yang mendapatkan surat FIFA, tapi juga PSSI yang kemudian diteruskan ke operator.
Ferry Paulus pun sudah mengkonfirmasi pada Persib untuk meminta penjelasan masalah dengan mantan pelatih Robert Rene Alberts ini.
"Kita juga baru dapat dari PSSI kemarin ya, dari PSSI. Kemudian PSSI juga sudah melayangkan komunikasi kepada kita dan kemarin kita juga mempertanyakan ini kepada Persib," kata Ferry.
Setelah mendapatkan penjelasan, Ferry mengaku optimistis sang juara bertahan bisa segera menyelesaikan perkara tersebut.
"Kalau saya melihat mungkin kasusnya sudah lama, tetapi kasusnya ini bisa diselesaikan. Jadi rasanya dalam waktu dekat ini pasti akan selesai," tutup Ferry Paulus.