news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Robert Rene Alberts, Pelatih Persib.
Sumber :

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:24 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.

Pada Senin (10/8/2026), nama Persib Bandung diketahui mencuat dalam daftar hitam FIFA. Juara Super League tiga musim terakhir tersebut dilarang untuk melakukan registrasi untuk tiga periode bursa transfer.

Dalam skenario tersebut, artinya Persib tak boleh lagi beraksi di bursa transfer hingga 2028. Hal semacam ini biasanya terjadi karena adanya laporan dari mantan pegawai, seperti pemain atau pelatih, yang haknya tidak dibayarkan.

Nama mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, mencuat. Pelatih asal Belanda itu meninggalkan Maung Bandung pada awal musim kompetisi 2022-2023 dengan Luis Milla masuk menggantikannya.

Pada saat itu, kesepakatan yang tercapai adalah pembayaran kompensasi senilai Rp3 miliar yang dibayarkan dalam dua termin dalam 10 bulan. Namun, pembayaran kompensasi yang tersendat ini menyebabkan Rene Alberts melaporkannya kepada FIFA.

Namun, hanya sehari setelahnya. Pada Selasa (11/8/2026) malam WIB, Persib sudah menghilang dalam daftar hitam FIFA soal larangan beraktivitas di bursa transfer tersebut.

Setelah namanya dibicarakan luas selama beberapa hari terakhir, pelatih asal Belanda itu akhirnya buka suara di akun Instagram-nya pada Rabu (12/8/2026) ini. Dia berupaya menjelaskan situasi yang terjadi di antara dirinya dengan Persib.

Alberts menekankan bahwa dirinya dan Persib sudah melakukan pertemuan pada Januari 2025 lalu. Pada saat itu, masalah ini sudah dibawa kepada FIFA, yang mendesak Persib untuk membayarkan hak sang pelatih.

“Saya merasa sulit memahami karena ini bukanlah sesuatu yang terjadi secara diam-diam atau tanpa sepengetahuan klub. Bolehkah saya mengingatkan Anda bahwa kami telah mengadakan pertemuan pada Januari 2025, di mana kami telah menyelesaikan masalah ini,” katanya.

“Klub mengetahui tentang pengaturan pembayaran, klub mengetahui tentang pembayaran yang belum dilunasi, masalah ini dibawa ke FIFA dan FIFA mengeluarkan keputusan resmi,” tambah pelatih yang juga pernah menangani PSM Makassar itu.

Alberts mengatakan bahwa Persib sempat membayar pada tahun lalu, namun hanya sebagian. Oleh karena itu, FIFA menjatuhkan hukuman karena kewajiban Persib tidak kunjung ditunaikan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
25:05
12:52
01:22
01:12
01:46

Viral