- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Subsidi Super League Melonjak hingga Rp27 Miliar per Klub, I.League Juga Siapkan Bonus Tambahan
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Utama I.League atau PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, membawa kabar besar bagi 18 klub yang bakal bertarung di Super League 2026/2027. Nilai bantuan operasional yang diterima setiap peserta mengalami lonjakan hingga mencapai Rp27 miliar.
Angka tersebut menjadi peningkatan signifikan menjelang dimulainya musim baru kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Pasalnya, setiap klub pada musim sebelumnya mendapatkan subsidi sebesar Rp19 miliar.
Artinya, terdapat tambahan sekitar Rp8 miliar yang bakal diterima masing-masing peserta. Nilai Rp27 miliar tersebut bahkan menjadi nilai subsidi terbesar yang pernah dikucurkan sepanjang sejarah kompetisi Liga Indonesia.
Kebijakan itu menjadi salah satu hasil penting setelah PT Liga Indonesia Baru menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Agenda tersebut berlangsung di Jakarta pada Rabu (26/8/2026).
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Menariknya, Rp27 miliar bukan merupakan batas maksimal dana yang berpotensi diterima klub sepanjang musim. I.League turut menyiapkan skema insentif lain yang berkaitan dengan kesempatan bermain bagi pesepak bola muda.
"Subsidi masih sama seperti musim yang lalu ya, tetapi yang kita berikan sesungguhnya naik. Naik atau lebih besar ya, yang awalnya Rp19 miliar kemudian kali ini kita berikan sebesar Rp27 miliar," ujar Ferry di Jakarta pada Rabu (26/8/2026).
Kenaikan tersebut memberikan tambahan pemasukan yang cukup besar bagi peserta Super League. Klub memiliki ruang finansial lebih luas untuk menunjang kebutuhan operasional selama mengarungi kompetisi 2026-2027.
Pada saat bersamaan, I.League melakukan perubahan terhadap salah satu regulasi yang sebelumnya berkaitan langsung dengan pembinaan pemain muda. Kewajiban menurunkan pemain berusia di bawah 23 tahun kini tidak lagi diterapkan.
Sebelumnya, klub harus memasukkan pemain U-23 dalam susunan starter pertandingan. Ketentuan tersebut resmi dihapus untuk musim 2026/2027 dan digantikan melalui pendekatan berbeda.
- Persija.id
Operator memilih menggunakan stimulus finansial ketimbang mewajibkan klub memainkan pemain berdasarkan kategori usia tertentu. Dengan cara tersebut, kesempatan bagi pemain muda tetap didorong tanpa membatasi pilihan pelatih dalam menentukan sebelas pemain pertama.
Klub yang memberikan menit bermain kepada pemain muda berpeluang memperoleh uang tambahan. Insentif tersebut berada di luar dana Rp27 miliar yang telah dialokasikan kepada masing-masing peserta.