news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas.
Sumber :
  • Persija.id

The Jakmania Boikot Launching Persija, Bambang Pamungkas Luruskan Kabar Kenaikan Harga Tiket Kontra Brisbane Roar FC

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, memberikan penjelasan di tengah polemik harga tiket peluncuran tim Macan Kemayoran musim 2026/2027.
Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:59 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, memberikan penjelasan di tengah polemik harga tiket peluncuran tim Macan Kemayoran musim 2026/2027. Ia meluruskan informasi terkait besaran kenaikan tiket laga kontra Brisbane Roar FC.

Persija dijadwalkan memperkenalkan skuad sekaligus menjalani pertandingan uji coba menghadapi klub asal Australia tersebut di Jakarta International Stadium (JIS). Agenda itu menjadi bagian dari persiapan Macan Kemayoran sebelum memulai persaingan pada musim baru.

Namun, persiapan acara justru diwarnai ketidakpuasan dari kelompok suporter Persija, The Jakmania. Harga tiket yang ditetapkan manajemen menjadi salah satu persoalan yang kemudian ramai diperbincangkan.

Situasi bahkan berujung pada keputusan The Jakmania untuk menyatakan sikap tidak menghadiri acara peluncuran tim. Pernyataan boikot tersebut diumumkan melalui akun Instagram mereka pada Kamis.

Di tengah situasi tersebut, Bambang Pamungkas memberikan penjelasan mengenai mekanisme penjualan tiket yang diterapkan Persija. Menurutnya, informasi yang menyebut kenaikan harga mencapai 70 persen tidak menggambarkan keseluruhan skema yang disiapkan klub.

"Ada hal juga yang mungkin perlu saya sampaikan, beredar kabar bahwa kenaikan harga tiket itu mencapai 70 persen. Tiket yang kami umumkan secara resmi di platform Persija itu adalah tiket yang dijual secara daring," ujar Bambang di Jakarta, Kamis (27/8/2026).

Persija, lanjut Bambang, tidak hanya menyediakan tiket melalui kanal penjualan daring yang diumumkan kepada publik. Klub juga menyiapkan alokasi tersendiri yang diperuntukkan bagi anggota The Jakmania.

Distribusi tiket tersebut nantinya tidak dilakukan melalui mekanisme penjualan umum. Pengurus pusat hingga koordinator wilayah The Jakmania akan mendapatkan jalur tersendiri dalam penyalurannya.

"Artinya, ada alokasi tiket khusus bagi pendukung setia kami, The Jakmania, yang akan didistribusikan melalui pengurus pusat The Jakmania dan koordinator wilayah masing-masing," kata pria yang akrab disapa Bepe tersebut.

Bambang kemudian menekankan posisi The Jakmania dalam perjalanan Persija selama ini. Mantan penyerang Timnas Indonesia tersebut menilai hubungan klub dengan kelompok suporternya tidak bisa sebatas dilihat sebagai hubungan antara penyelenggara pertandingan dan konsumen.

Menurutnya, The Jakmania telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari identitas Macan Kemayoran. Ikatan panjang antara keduanya juga terbentuk melalui perjalanan Persija dalam membawa nama Jakarta di sepak bola Indonesia.

Atas dasar tersebut, Persija menyiapkan perlakuan berbeda terkait distribusi tiket kepada kelompok suporternya. Kebijakan itu juga berlaku untuk pertandingan melawan Brisbane Roar FC di JIS.

Bambang sekaligus meluruskan anggapan bahwa nominal yang beredar dalam pengumuman resmi Persija merupakan harga tiket paling rendah yang tersedia. Menurutnya, masih terdapat alokasi khusus yang tidak termasuk dalam penjualan tiket secara daring tersebut.

"Jadi kalau ada yang beranggapan bahwa tiket yang paling murah adalah harga yang kami sampaikan di pengumuman resmi, tidak demikian. Ada alokasi khusus bagi pendukung kami, The Jakmania," kata Bambang.

Penjelasan tersebut muncul setelah perbedaan pandangan antara manajemen dan The Jakmania terkait kebijakan tiket belum menemui titik temu. Kelompok suporter Macan Kemayoran sebelumnya telah menyampaikan keberatan terhadap perubahan harga untuk agenda peluncuran tim.

The Jakmania kemudian mengambil sikap dengan menyatakan boikot terhadap acara tersebut. Keputusan itu disampaikan secara terbuka melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan pada Kamis.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah perbandingan harga dengan agenda serupa pada tahun sebelumnya. Tiket pertandingan Persija kontra Brisbane Roar mengalami kenaikan dengan nominal berbeda berdasarkan kategori tribun.

Untuk tribun bawah, kenaikan harga disebut mencapai Rp150.000 dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, kategori tribun atas mengalami kenaikan sebesar Rp130.000.

Nominal tersebut juga belum menjadi biaya akhir yang harus dikeluarkan penonton. Harga tiket yang ditawarkan masih belum termasuk pajak serta biaya administrasi dalam proses pembelian.

Persoalan harga tersebut pada akhirnya menjadi salah satu pemicu munculnya sikap The Jakmania terhadap agenda peluncuran tim. Di sisi lain, manajemen Persija menegaskan terdapat skema berbeda yang secara khusus disiapkan untuk kelompok suporternya.

Polemik ini muncul ketika Persija tengah mempersiapkan momentum penting menjelang musim 2026/2027. Pertandingan melawan Brisbane Roar bukan sekadar laga uji coba, tetapi juga menjadi panggung bagi Macan Kemayoran untuk memperkenalkan tim kepada pendukungnya.

Kini, penjelasan Bambang Pamungkas memberikan gambaran bahwa harga dalam penjualan daring bukan satu-satunya skema tiket yang berlaku. Persija tetap menyediakan alokasi khusus bagi The Jakmania melalui struktur organisasi suporternya.

Meski demikian, perbedaan pandangan mengenai harga tiket telah membuat agenda peluncuran tim Persija mendapat sorotan bahkan sebelum digelar. Sikap boikot The Jakmania dan penjelasan dari manajemen pun menjadi dinamika tersendiri menjelang Macan Kemayoran menyambut musim baru.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral