news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Persija, Rizky Ridho Jelang Laga Menghadapi Brisbane Roar.
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Pesan Rizky Ridho Jelang Persija Vs Brisbane Roar: Jangan Sampai Ada yang Cedera

Persija tinggal selangkah lagi menyelesaikan seluruh rangkaian persiapannya menuju Super League 2026/2027. Brisbane Roar menjadi lawan terakhir di pramusim.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:58 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Persija Jakarta tinggal selangkah lagi menyelesaikan seluruh rangkaian persiapannya menuju Super League 2026/2027. Brisbane Roar menjadi lawan terakhir yang akan menguji kesiapan pasukan Shin Tae-yong sebelum kompetisi resmi dimulai.

Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi klub asal Australia tersebut di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) pukul 20.00 WIB. Pertandingan itu juga menjadi bagian dari rangkaian peluncuran skuad, jersi, dan sponsor Persija untuk musim baru.

Meski berstatus pertandingan uji coba, duel tersebut tetap memiliki arti penting bagi kedua kesebelasan. Persija dan Brisbane Roar sama-sama sedang mempersiapkan diri untuk memasuki kompetisi domestik masing-masing.

Bagi Persija, pertandingan di JIS menjadi kesempatan untuk membawa seluruh materi latihan Shin Tae-yong ke dalam situasi pertandingan. Macan Kemayoran sudah melewati proses persiapan panjang, termasuk menjalani pemusatan latihan di Thailand.

Kapten Persija, Rizky Ridho, tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan dalam pertandingan tersebut. Ia justru berharap laga berjalan dengan baik tanpa menimbulkan masalah baru bagi kedua tim menjelang musim kompetisi.

"Jadi, kami berharap semoga besok apa yang diberikan coach selama ini bisa kami tampilkan dengan baik. Dan tentunya tidak ada pemain yang cedera, baik dari Persija maupun dari Brisbane," ujar Ridho dalam konferensi pers.

"Dan semoga bisa menghibur seluruh penonton dan menjadikan uji coba ini menjadi malam yang baik untuk kedua tim," tambahnya.

Harapan Ridho mengenai kondisi pemain bukan tanpa alasan. Persija sudah kehilangan salah satu penggawanya akibat masalah kebugaran menjelang pertandingan kontra Brisbane Roar.

Kwon Chang-hoon dipastikan tidak dapat diturunkan dalam pertandingan tersebut. Pemain asal Korea Selatan itu masih mengalami cedera sehingga harus menepi dari skuad Shin Tae-yong.

Selain Kwon, kondisi Dony Tri Pamungkas juga menjadi perhatian menjelang pertandingan. Pemain berusia 21 tahun tersebut tidak menjalani seluruh program bersama rekan-rekannya dalam sesi latihan.

Dony terlihat menjalani latihan secara terpisah ketika Persija menggelar sesi latihan di JIS pada Jumat (28/8/2026). Kondisi tersebut membuat peluangnya tampil menghadapi Brisbane Roar masih menjadi tanda tanya.

Dengan Super League yang tinggal menghitung hari, menjaga kebugaran pemain tentunya menjadi salah satu prioritas Persija. Shin Tae-yong membutuhkan sebanyak mungkin pemain dalam kondisi siap ketika kompetisi resmi dimulai.

Terlebih, Macan Kemayoran telah menjalani program fisik cukup berat selama masa persiapan. Salah satu periode penting yang dilalui Rizky Ridho dan kolega adalah pemusatan latihan selama dua pekan di Thailand.

Persija tidak sekadar berlatih selama berada di Negeri Gajah Putih. Mereka juga menguji hasil latihan melalui dua pertandingan menghadapi klub lokal dengan karakter dan level berbeda.

Police Tero menjadi lawan pertama Persija dalam rangkaian tersebut. Macan Kemayoran mampu menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan 2-1.

Setelah itu, pasukan Shin Tae-yong menghadapi Chiangrai United yang bermain di kasta tertinggi sepak bola Thailand. Hasilnya kembali positif dengan kemenangan 2-1 untuk Persija.

Ridho mengaku puas melihat perkembangan tim selama menjalani agenda tersebut. Namun, menurutnya, skor akhir bukan parameter terpenting yang dicari Persija dalam pertandingan pramusim.

"Latihan juga cukup keras dan kami menjalani dua uji coba. Alhamdulillah, hasilnya bagus, meskipun kami tidak fokus ke skor karena dalam pramusim, apa yang menjadi ajaran dari coach harus bisa kami tampilkan dengan baik," kata Ridho.

Apa yang sudah dilatih selama pramusim kini akan kembali diuji ketika menghadapi Brisbane Roar. Persija ingin melihat sejauh mana para pemain mampu menjalankan konsep permainan Shin Tae-yong dalam pertandingan dengan intensitas tinggi.

Proses tersebut juga belum dianggap selesai meski kompetisi semakin dekat. Ridho menegaskan para pemain masih terus mempelajari detail permainan yang diinginkan pelatih asal Korea Selatan tersebut.

"Sampai sekarang pun kami tetap belajar apa yang dimau coach. Semoga nanti ketika waktunya tiba di liga, kami sudah siap dan matang secara chemistry maupun sebagai tim," ucap eks Persebaya Surabaya tersebut.

Chemistry menjadi salah satu aspek penting mengingat komposisi Persija mengalami sejumlah perubahan menjelang musim baru. Para pemain lama dan wajah baru harus membangun pemahaman permainan sebelum memasuki pertandingan kompetitif.

Duel melawan Brisbane Roar pun menjadi kesempatan terakhir untuk melakukan penyempurnaan tersebut dalam sebuah pertandingan uji coba. Setelah laga di JIS, fokus Persija akan sepenuhnya beralih menuju pekan pertama Super League.

Macan Kemayoran langsung mendapatkan tantangan berat dalam pertandingan pembuka musim 2026/2027. Persija dijadwalkan bertandang menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada 5 September 2026.

Dengan jarak kurang dari sepekan antara laga kontra Brisbane Roar dan pertandingan pertama Super League, Persija tentu tidak ingin kehilangan pemain akibat cedera. Karena itu, Ridho berharap uji coba terakhir tersebut menghasilkan perkembangan positif sekaligus menjadi "malam yang baik" untuk kedua kesebelasan.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral