news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Persija, Shin Tae-yong (kanan).
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Persija Vs Brisbane Roar Jadi Panggung Reuni, Shin Tae-yong dan Jordi Amat Bertemu Sosok dari Masa Lalu

Pertandingan uji coba antara Persija Jakarta menghadapi Brisbane Roar ternyata menyimpan sederet cerita di luar kepentingan kedua tim mempersiapkan musim baru.
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:53 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pertandingan Persija Jakarta menghadapi Brisbane Roar ternyata menyimpan sederet cerita di luar kepentingan kedua tim mempersiapkan musim baru. Sejumlah sosok dari kedua kubu akan dipertemukan kembali dengan bagian dari perjalanan karier mereka di masa lalu.

Duel uji coba internasional tersebut akan berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Sabtu (29/8/2026) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peluncuran skuad, jersi, dan sponsor Macan Kemayoran.

Setidaknya terdapat dua sosok Persija yang memiliki ikatan khusus dengan kubu Brisbane Roar. Mereka adalah pelatih Shin Tae-yong dan bek Timnas Indonesia, Jordi Amat.

Bagi Shin Tae-yong, Brisbane Roar bukan sebuah nama asing dalam perjalanan panjangnya di sepak bola. Klub asal Australia tersebut justru memiliki tempat tersendiri karena menjadi persinggahan terakhirnya sebagai pemain profesional.

Brisbane Roar menjadi klub yang diperkuat Shin Tae-yong sebelum memutuskan gantung sepatu pada 2005. Setelah mengakhiri karier bermainnya, hubungannya dengan klub tersebut ternyata belum benar-benar berakhir.

Shin Tae-yong justru memulai perjalanan baru sebagai pelatih dari Brisbane Roar. Ia menjadi asisten pelatih selama tiga tahun setelah memutuskan pensiun sebagai pemain.

Karena itu, pertandingan kali ini menghadirkan situasi yang berbeda bagi juru taktik asal Korea Selatan tersebut. Bertahun-tahun setelah meninggalkan Brisbane Roar, kini ia berada di sisi berlawanan sebagai pelatih Persija.

Pelatih Persija Shin Tae-yong
Sumber :
  • Persija

Cerita reuni Shin Tae-yong tidak hanya berkaitan dengan klub Australia tersebut. Ada satu wajah familiar lainnya yang akan ditemuinya ketika kedua kesebelasan berada di lapangan.

Sosok tersebut adalah Nam Tae-hee yang kini memperkuat Brisbane Roar. Gelandang serang berusia 35 tahun itu pernah menjadi anak asuh Shin Tae-yong di Timnas Korea Selatan.

Berdasarkan catatan Transfermarkt, Nam Tae-hee memainkan tiga pertandingan ketika Shin Tae-yong berada di kursi kepelatihan Taegeuk Warriors. Kebersamaan itu terjadi saat Shin menjadi pelatih sementara pada Agustus hingga September 2014 dan ketika menangani tim secara permanen pada Juli 2017 hingga Juli 2018.

Pertemuan keduanya bahkan sudah terjadi sebelum pertandingan dimulai. Shin Tae-yong dan Nam Tae-hee kembali bertatap muka dalam agenda konferensi pers prapertandingan di JIS, Jumat (28/8/2026).

Momen tersebut sekaligus mengungkap besarnya penghormatan Nam Tae-hee terhadap mantan pelatihnya. Ia bahkan menjadikan perjalanan Shin Tae-yong sebagai salah satu contoh bagi dirinya ketika menjalani karier di luar Korea Selatan.

"Sebagai orang Korea yang bermain di luar negeri, seperti yang dilakukan pelatih Shin Tae-yong, saya merasa harus menjalani karier sebagai pemain dengan memberikan contoh yang baik serta membawa nama dan kebanggaan sebagai orang Korea," ujar gelandang serang yang kini berusia 35 tahun tersebut.

Jika Shin Tae-yong bereuni dengan klub dan mantan anak asuhnya, cerita berbeda dimiliki Jordi Amat. Bek Persija tersebut mempunyai sejarah dengan pelatih yang kini berada di kubu Brisbane Roar, Michael Valkanis.

Pelatih Brisbane Roar, Michael Valkanis
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Keduanya pernah bekerja bersama ketika masih berkarier di sepak bola Belgia. Saat itu, Jordi merupakan bagian dari KAS Eupen, klub yang kemudian ditangani Valkanis.

Jordi menghabiskan tiga musim bersama KAS Eupen dengan mencatatkan 86 penampilan. Pemain yang kini berusia 34 tahun tersebut turut menyumbangkan dua gol dan dua assist selama memperkuat klub Belgia itu.

Sementara itu, Valkanis awalnya datang sebagai asisten pelatih KAS Eupen pada Januari 2022. Hanya berselang satu bulan, ia kemudian dipercaya naik jabatan menjadi pelatih kepala dan menjalankan peran tersebut selama sekitar empat bulan.

Periode yang relatif singkat itu rupanya cukup untuk meninggalkan kesan terhadap kualitas Jordi. Valkanis masih mengingat betapa pentingnya peran sang bek di dalam tim ketika keduanya bekerja bersama.

Jordi bukan hanya diandalkan untuk menjalankan tugasnya sebagai pemain bertahan. Kemampuannya menguasai bola dan membantu tim membangun serangan dari belakang menjadi kualitas yang disukai Valkanis.

Selain kemampuan teknis, Valkanis juga melihat sisi kepemimpinan dari pemain Timnas Indonesia tersebut. Jordi ketika itu memegang peran penting sebagai kapten KAS Eupen.

Valkanis juga masih mengingat momen ketika Jordi memutuskan meninggalkan sepak bola Eropa. Keputusan tersebut menjadi awal perjalanan sang pemain menuju Indonesia dan kemudian memperkuat skuad Garuda.

"Saya ingat betul saat itu dia meninggalkan klub di akhir musim untuk datang ke Indonesia; saya sempat berbicara dengannya karena saya tahu latar belakang Spanyol-nya, tetapi juga darah Indonesianya, dan dia memang ingin datang ke sini untuk bermain bagi tim nasional," kata Valkanis, pelatih Australia yang memiliki darah Yunani tersebut.

Hubungan keduanya ternyata tetap terjaga meski sudah tidak berada di klub yang sama. Valkanis bahkan berinisiatif menghubungi Jordi setelah mengetahui Brisbane Roar akan menjalani tur ke Indonesia.

Kunjungan tersebut membuka kesempatan bagi keduanya untuk bertemu dan berbincang kembali. Valkanis mengaku memiliki kenangan positif selama bekerja bersama Jordi di KAS Eupen.

"Saya sempat mengirim pesan saat tahu kami akan datang ke sini, dan saya bilang, 'Hei, saya tak sabar untuk bertemu dan mengobrol lagi denganmu,' karena sungguh menyenangkan bisa bekerja sama dengan pemain seperti Jordi Amat," ucap Valkanis.

Dengan berbagai hubungan tersebut, pertandingan Persija kontra Brisbane Roar bukan hanya menjadi pemanasan menuju musim baru. JIS juga akan menjadi panggung reuni bagi orang-orang yang pernah berbagi ruang ganti maupun perjalanan karier di masa lalu.

Shin Tae-yong akan menghadapi klub terakhirnya sebagai pemain sekaligus bertemu kembali dengan Nam Tae-hee. Di saat bersamaan, Jordi Amat berkesempatan bereuni dengan Michael Valkanis setelah keduanya pernah bekerja bersama di Belgia.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:06
07:17
05:09
04:35
01:19
01:25

Viral