- Instagram @daisukesato11
Wakil Liga Filipina di Asia Malah Tak Bisa Tampil di Kompetisi Negara Sendiri, Eks Persib Buka Faktanya
Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Liga Filipina di ajang kompetisi Asia, One Taguig FC justru tak berpartisipasi dalam kompetisi Liga Filipina.
One Taguig FC finis sebagai runner up Liga Filipina 2025-2026 lalu dengan Manila Digger sebagai juara. Dengan titel tersebut, keduanya menjadi wakil Filipina di ajang internasional.
One Taguig FC pun berpartisipasi dalam kompetisi kasta ketiga Liga Champions Asia 2026-2027, AFC Challenge League dan bermain di Grup A bersama Borneo FC, Tainan City FC serta tim pemenang antara Ezra FC dan Karteku Dili.
Namun dalam perjalanannya, Liga Filipina justru mengumumkan tak ada One Taguig FC dalam tim peserta yang berpartisipasi di musim 2026-2027.
Liga Filipina hanya memastikan bahwa ada 10 tim dalam liga yang akan berjalan mulai Minggu (30/8/2026).
"10 tim, satu liga, bertemu dengan 10 tim yang berkompetisi di Liga Sepak Bola Filipina musim 2026-2027," tulis Liga Filipina dikutip Sabtu (29/8/2026).
Sepuluh tim tersebut adalah Aguilas UMAK FC, Dynamic Herb Cebu FC, Kaya FC-Iloilo, Maharlika FC, Manila Digger, Mendiola FC 1991, Philippine Army, Stallion Laguna dan Tuloy FC. Satu-satunya partisipan terbaru adalah klub binaan Federasi Sepak Bola Filipina, Azkals Development Club.
Perdebatan pun muncul dengan tak ada nama One Taguig dalam kompetisi musim depan. Tak sedikit komentar bermunculan mempertanyakan absennya runner up di daftar tim peserta.
"Apa yang terjadi dengan One Taguig? Siapa yang akan mengganti slot mereka di AFC Challenge League," tulis salah satu penggemar Liga Filipina.
Disinyalir, absennya One Taguig FC menjadi hukuman dari Liga Filipina dengan kondisi finansial klub yang tak kunjung selesai.
Bahkan akun Footy Ranking mengklaim bahwa absennya One Taguig karena pembayaran pemain yang membuat Liga Filipina tak mengizinkan mereka mengambil bagian di musim ini.
"One Taguig, runner up musim lalu yang akan berpartisipasi di ACGL, tak akan berpartisipasi di liga domestik musim ini," tulis Footy Ranking.
"Alasan kuatnya karena klub masih memiliki permasalahan dalam pembayaran dan Liga Filipina tak mengizinkan mereka mengambil bagian di musim ini," tulis Footy Ranking.
One Taguig memang tak asing bagi salah satu klub Liga Indonesia, Persib Bandung. Mantan pemain Persib, Daisuke Sato pernah berseragam Persib dan bahkan sempat membuat Maung Bandung berada di daftar hitam FIFA Ban Registration.
Daisuke Sato pun akhirnya angkat suara atas absennya Manila Digger. Apalagi pemain keturunan Jepang-Filipina ini memang masih dipastikan membela Manila Digger.
Daisuke Sato menjawab komentar penggemar Liga Filipina tentang kemungkinan Manila Digger absen karena reputasi pemilik klub.
"Apa yang harusnya kami lakukan untuk reputasi mereka? Orang-orang ini yang ingin menyelamatkan karir dan hidup kami. Mereka datang dengan struktur, rencana dan setup yang jelas dengan ingin membawa klub semakin maju," kata Daisuke Sato.
"Liga seharusnya berfokus pada kualitas serta prestasi tim dan pemain serta pengembangan olahraga itu sendiri, bukan pada reputasi atau kepentingan pribadi seseorang," katanya.
Sementara itu, belum ada penjelasan baik dari klub maupun Liga Filipina soal absennya One Taguig musim ini. Namun AFC masih memastikan bahwa One Taguig menjadi peserta AFC Challenge League dengan tak mengubah status tim dalam kompetisi. (hfp)