- PSIM
Jersey Baru PSIM Yogyakarta Gandeng Apparel Asal Jerman, Ada Sentuhan Batik Parang yang Jadi Identitas Mataram
Yogyakarta, tvOnenews.com - PSIM Yogyakarta resmi memperkenalkan jersey anyar yang akan digunakan untuk menghadapi kompetisi Super League musim 2026-2027.
Berkolaborasi dengan apparel asal Jerman, Adidas, jersey tersebut mendapat sentuhan Batik Parang khas Mataram yang sengaja dihadirkan sebagai identitas budaya klub.
Direktur Utama PSIM Yogyakarta Yuliana Tasno mengatakan penyematan motif Batik Parang menjadi bagian penting dalam desain musim ini.
Ia bahkan mengaku harus melakukan negosiasi dengan Adidas agar unsur budaya tersebut dapat masuk ke jersei resmi PSIM.
"Karena saya juga sudah mempelajari dari kultural PSIM itu sendiri, Batik Parang itu memang sangat perlu disematkan dalam jersey-nya PSIM," ujar Yuliana saat peluncuran jersey di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (29/8/2026).
Motif Batik Parang ditempatkan pada bagian depan jersei, tepatnya di area bahu yang berdekatan dengan tiga garis ikonik Adidas.
Menurut Yuliana, posisi tersebut sengaja dipilih karena Batik Parang dan tiga garis Adidas sama-sama memiliki karakter kuat.
"Saya betul-betul berusaha banget ke Adidas, saya enggak mau tahu gimana caranya kalau mau berpartner dengan PSIM harus ada Batik Parangnya, gitu," katanya.
Yuliana menjelaskan kerja sama PSIM dengan Adidas untuk sementara berlangsung selama satu musim. Evaluasi akan dilakukan sebelum pembahasan kerja sama untuk musim berikutnya.
"(Kontrak) baru satu musim, kita mau lihat dulu bagaimana tek-tokannya, koordinasi, ukurannya, kalau misalnya oke, kita baru membicarakan untuk musim depan," katanya.
Jersey tersebut juga akan tersedia bagi suporter melalui sistem preorder. Manajemen memperkirakan harganya berada di kisaran Rp700 ribu hingga Rp800 ribuan.