- Manila Digger
Manila Digger Tak Gentar Hadapi Persib di Play Off AFC Champions League Two 2026-2027, Absennya Bobotoh Malah Jadi Keuntungan
Jakarta, tvOnenews.com - Klub asal Filipina, Manila Digger tak ingin melewatkan kesempatan terakhir untuk mengamankan slot terakhir menuju AFC Champions League Two 2026-2027. Kembali bersaing melawan Persib Bandung, Manila Digger tak gentar menghadapi Maung Bandung yang tampil tanpa dukungan Bobotoh.
Pertandingan play off AFC Champions League Two 2026-2027 antara Persib Bandung dan Manila Digger digelar tertutup di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026).
Manila Digger FC datang ke Bandung dengan kepercayaan diri tinggi jelang menghadapi Persib dalam pertandingan penting di level Asia.
Juara bertahan Liga Filipina tersebut mengaku siap memberikan perlawanan meski harus berhadapan dengan tim yang memiliki materi pemain dan dukungan suporter besar.
Pelatih Manila Digger, Juan Esteva, mengatakan timnya telah menjalani persiapan pramusim selama tujuh pekan. Durasi tersebut menjadi modal bagi Manila Digger untuk tampil maksimal ketika berhadapan dengan Persib.
Esteva menyadari kualitas Persib tidak bisa dipandang sebelah mata. Namun, nama besar Maung Bandung tidak membuat anak asuhnya kehilangan keberanian untuk bertanding.
"Persib adalah tim yang sangat kuat dengan pemain-pemain besar, ini menjadi tantangan bagi kami. Tapi kami menghadapi laga ini tanpa rasa takut dan dengan kepercayaan diri tinggi untuk berjuang hingga akhir," ungkap Esteva.
Pertandingan yang berlangsung tanpa kehadiran penonton juga mendapat perhatian dari sang pelatih. Seperti diketahui, Persib tengah menjalani sanksi AFC atas dua laga tanpa penonton dengan satu laga masa percobaan dua tahun.
Esteva menilai kondisi tersebut sedikit menguntungkan Manila Digger karena mereka tidak harus menghadapi tekanan besar dari Bobotoh.
"Secara jujur, bertanding tanpa penonton mungkin sedikit menguntungkan bagi kami karena Persib memiliki suporter yang sangat fanatik," katanya.
Meski begitu, Esteva justru menyayangkan absennya penonton dalam pertandingan tersebut. Ia mengaku para pemain Manila Digger sebenarnya ingin merasakan langsung atmosfer pertandingan di Bandung yang dikenal memiliki basis suporter fanatik.
"Namun, kami sebenarnya ingin bertanding dengan kehadiran fans untuk merasakan atmosfernya. Sayangnya pertandingan digelar tanpa publik, tetapi kami siap menghadapinya," tambahnya.