- Instagram - Saddil Ramdani
Setelah Dion Markx ke Persita, Ini Alasan Realistis Pelatih Persib Igor Tolic Coret Saddil Ramdani
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic akhirnya buka suara mengenai keputusan klub meminjamkan Saddil Ramdani ke sesama klub Super League 2026-2027.
Keputusan Persib untuk melepas Saddil Ramdani memang mengejutkan mengingat sang pemain sempat bergabung dalam launching tim pada pekan lalu. Kondisi serupa terjadi pada Dion Markx yang dipinjamkan ke Persita Tangerang.
Saddil disebut tidak mendapatkan banyak kesempatan bermain pada musim sebelumnya sehingga situasi tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menentukan masa depannya.
Igor justru berharap kepindahan sementara itu bisa membuat Saddil kembali menemukan performa terbaiknya dan mendapatkan tempat di Timnas Indonesia.
Keputusan tersebut tidak terlepas dari kondisi Persib yang harus menghadapi musim dengan agenda sangat padat. Igor menyebut Maung Bandung tengah membangun tim baru dan harus beradaptasi dengan tuntutan bermain di empat kompetisi.
“Jadi, ini semua tentang tim. Ini bukan tentang Marc, bukan tentang Igor, bukan tentang Saddil atau Jupe. Ini tentang tim,” ujar Igor Tolic.
Igor menjelaskan Persib baru bisa berlatih dengan komposisi tim secara lengkap pada 22 Agustus. Sebelumnya, skuad masih mengalami perubahan karena ada pemain yang datang, pergi, mengalami cedera, maupun harus mengikuti agenda tim nasional.
Menurut Igor, situasi tersebut membuat Persib tidak memiliki contoh atau cetak biru yang bisa langsung digunakan. Ia menegaskan seluruh elemen klub untuk pertama kalinya harus mencari formula sendiri agar mampu menjalani kompetisi dengan tuntutan tinggi.
“Mungkin bagi Manchester City, bertanding di empat kompetisi itu hal biasa, tapi bagi kita, itu tidak biasa,” kata Igor.
Karena itu, keputusan mengenai pemain menjadi bagian dari proses yang terus dievaluasi oleh tim pelatih. Igor menegaskan dirinya bertanggung jawab terhadap setiap keputusan yang diambil, termasuk keputusan mengenai Saddil Ramdani.
Igor mengatakan Persib tetap berusaha mencari solusi terbaik bagi setiap pemain agar karier mereka tidak terganggu. Ia mencontohkan Saddil yang membutuhkan menit bermain lebih banyak setelah tidak banyak tampil bersama Persib pada musim sebelumnya.
“Kita juga sudah menemukan solusi terbaik untuk Dion, dan kita juga akan menemukan solusi terbaik untuk Saddil, serta untuk semua orang. Tapi harus ada kompromi. Harus ada solusi yang cocok untuk tim,” tutur Igor.
Pelatih asal Kroasia itu bahkan menyebut skenario yang diharapkan dari Saddil setelah meninggalkan Persib untuk sementara. Saddil diharapkan bisa mendapatkan kesempatan tampil secara reguler, membuktikan kemampuannya, mencetak banyak gol, kembali memperkuat Timnas Indonesia, lalu kembali ke Persib.
“Jadi kita mencoba mencari solusi. Apa solusinya? Dipinjamkan ke klub besar, lalu kamu bermain di sana, kamu buktikan dirimu. Pergi ke sana, cetak banyak gol, lalu masuk ke tim nasional, dan kembali ke Persib. Tapi sekarang semua tergantung padanya. Jadi, kita doakan yang terbaik untuknya,” ujar Igor.
Igor juga menjelaskan keputusan serupa terkait Dion Markx yang menurutnya membutuhkan menit bermain setelah lebih banyak berada di bangku cadangan. Sebelum Saddil Ramdani, ada Dion Markx yang juga dipinjamkan ke Persita Tangerang dengan alasan serupa.
Kondisi Dion dinilai berbeda dengan Kakang Rudianto yang sudah memiliki pengalaman tampil lebih banyak bersama Persib dalam beberapa musim terakhir.
“Jadi, untuk Dion, setelah duduk satu tahun di bangku cadangan, dia perlu bermain. Kami menemukan solusi baginya untuk bermain,” katanya.
Persib sendiri kini tengah mempersiapkan diri menghadapi musim yang penuh tantangan. Selain kompetisi domestik seperti Super League dan I.League Cup, Maung Bandung juga harus membagi energi untuk AFC Champions League dan ASEAN Club Championship sehingga kedalaman skuad dan kebijakan rotasi menjadi faktor penting.
Igor mengakui belum ada formula sempurna yang dapat menjamin semua keputusan akan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, pengalaman menjalani musim akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan apa yang harus diperbaiki pada masa mendatang.
“Jadi, kalian hanya perlu mendukung para pemain. Jika ada yang salah, itu adalah (tanggung jawab) pelatih, tentu saja,” tegas Igor.
Ia pun meminta seluruh pihak memberikan kesempatan kepada tim untuk menjalani proses sebelum memberikan penilaian. Igor menegaskan Persib harus terus bergerak maju meski harus mengambil keputusan sulit sepanjang perjalanan musim.
“Persib adalah klub yang selalu maju ke depan. Ke mana pun kita pergi, kita pergi. Kita maju ke depan. Siapa yang bersama kita, bersama kita. Siapa yang tidak bersama kita, terima kasih banyak, kalian bisa menonton dari sana,” pungkasnya.