- X @persib
Masih Ingat Marcos Flores? Eks Playmaker Asing Bali United dan Persib Bandung, Kini Buka Loker di Australia
tvOnenews.com - Sebelum bersinar di Bali United pada Liga 1 2017, sosok Marcos Flores ternyata lebih dahulu menjadi bagian penting dari Persib Bandung.
Saat itu, muncul kabar yang mengatakan jika Persib Bandung sudah menunggu selama tiga tahun sampai kemudian bisa merekrut Marcos Flores dari Liga Australia.
Namun setelah mendarat di Bumi Priangan, penampilan Marcos Flores di luar ekspektasi. Bukan karena skillnya, melainkan cedera menghantui sang pemain.
Belum sampai semusim di Persib Bandung, ia harus pergi. Bali United yang saat itu hendak membangun dream team memilih Marcos Flores sebagai dirijen lini tengah.
Siapa sangka, pemain dengan nomor punggung 48 itu malah sukses besar di Bali United. Kepiawaiannya menari-nari di lapangan tengah jadi kesan tersendiri.
Lantas, bagaimana kabar Marcos Flores sekarang?
Profil Singkat
- Viva/Dede Idrus
Lahir di Reconquista, Argentina pada 23 Oktober 1985, Marcos Flores memulai karier profesionalnya sebagai pesepakbola saat bergabung dengan Union de Santa Fe.
Pemain bernama lengkap Marcos Abel Flores Benard itu jalani debut profesionalnya pada 17 April 2004. Saat itu, ia masuk menggantikan Miguel Sebastian Garcia.
Datang pada menit 67, Marcos Flores langsung cetak gol di menit ke-89 untuk Union de Santa Fe. Total dua musim dia berada di tim senior klub tersebut.
Dari sana, ia hengkang ke klub raksasa Argentina Newell's Old Boys pada 2006, namun sulit bersaing hingga akhirnya pulang lagi ke klub lamanya, Union de Santa Fe.
Sempat merantau ke Chile bersama Curico Unido, ia lagi-lagi kurang beruntung. Keputusan besar diambil Marcos Flores dengan merantau ke benua lain.
Pemain berpostur 185 cm tersebut memilih Australia sebagai karier barunya. Klub Adelaide United merekrutnya pada 2010. Di sinilah namanya mulai dikenal.
Di Liga Australia, klub-klub papan atas macam Melbourne Victory, Central Coast Mariners hingga Newcastle Jets pernah diperkuat Marcos Flores.
Sebelumnya, ia sempat pindah ke China dengan klub Henan Jianye. Saat itu, Marcos Flores ditebus seharga $500 ribu pada 2011. Namun, masalah adaptasi jadi kendala.
Balik sebentar ke Chile bersama Curico Unido, Flores juga pernah berkarier di Amerika Serikat kala memperkuat klub Jacksonville Armada pada awal 2015.
Coba Peruntungan di Indonesia
- X @persib
Ketertarikan Persib Bandung kepada Marcos Flores sudah terjadi sejak 2013. Ketika itu, Pangeran Biru baru selesai beruji coba dengan klub Australia, Central Coast Mariners.
Laga itu berakhir imbang 3-3, namun magis Marcos Flores bersama Central Coast Mariners membuat pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman kepincut.
Akan tetapi, mimpi tersebut baru terwujud tiga tahun setelahnya. Marcos Flores datang ke Persib Bandung di pertengahan musim Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.
Di Persib Bandung, Marcos Flores awalnya bermain impresif. Ia juga mampu bawa Maung Bandung naik dari posisi 12 ke peringkat lima klasemen akhir ISC 2016.
Nilai transfer Marcos Flores juga sempat meroket hingga Rp7,9 miliar, namun cederanya kambuh hingga membuatnya tak bertahan lama di Persib Bandung.
Pada awal 2017, Marcos Flores pergi ke Pulau Dewata. Ia bergabung dengan Bali United. Setahun di sana, delapan gol dan assist dari 26 caps dicatatkan.
Cerita menarik dari Marcos Flores selama di Bali United sempat ramai diperbincangkan yakni ketahanan staminanya yang hanya berkisar 60-75 menit saja.
Sehingga dia selalu ditarik keluar oleh pelatih Widodo Cahyono Putro di kisaran menit tersebut. Walau begitu, kehadirannya di lini tengah Bali United cukup sentral.
Buka Loker di Australia
Pada awal 2019, Marcos Flores pulang ke Australia setelah kontraknya dengan Bali United habis. Ia bermain sebentar untuk Adelaide City dengan sisa-sisa tenaganya.
Di tahun berikutnya, Marcos Flores memilih untuk gantung sepatu di usianya yang ke-35 tahun. Selepas pensiun, ia putuskan menetap dan tinggal di Australia.
Sekarang ini, ia menjabat Direktur Sepak Bola Adelaide Atletico FC Junior, sebuah wadah pengembangan pemain sepak bola di usia muda, mulai usia 6 tahun hingga 16 tahun.
Dengan jabatan barunya, Marcos Flores berharap bisa mengadakan pertandingan uji coba antara Adelaide Atletico FC dengan Persib Bandung dan Bali United.
"Saya harap Adelaide bisa menggelar uji tanding dengan Persib dan Bali United. Itu rencana saya,“ ucap Flores di YouTube Persib pada 2020 lalu.
Terbaru, Marcos Flores lewat akun Instagram-nya membuka lowongan pekerjaan di klubnya Adelaide Atletico VSC untuk posisi tim kepelatihan usia muda.
“Adelaide Atletico VSC kini membuka pendaftaran untuk pelatih dan staf pendukung untuk Musim 2027,“ tulis Instagram Marcos Flores.
“Bergabunglah dengan Departemen Sepak Bola kami yang terus berkembang, dipimpin oleh Direktur Sepak Bola Marcos Flores, dan jadilah bagian dari klub yang berkomitmen untuk menyediakan peluang dan jalur bagi pemain dari segala usia, kemampuan, dan aspirasi,“ pungkasnya.