- tvonenews
Persija Vs Persib: Intip Profil Pengandil El Classico Liga Indonesia, Yudai Yamamoto yang Tengah Diinvestigasi oleh Jepang
Jakarta, tvOnenews.com - Laga pekan kedua Super League 2026-2027 akan mempertemukan el classico Liga Indonesia antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung.
I.League pun resmi menunjuk wasit asing asal Jepang, Yudai Yamamoto untuk memimpin pertandingan Persija melawan Persib di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026).
Dalam pertandingan ini, Yudai Yamamoto akan didampingi oleh asisten wasit Akbar Jamaluddin dan Umar serta Steven Yubel sebagai wasit keempat.
Di balik layar, ada Aidil Azmi sebagai wasit Video Assistant Referee (VAR) dan Frengky Fredianto sebagai asisten wasit VAR.
Yudai Yamamoto bukan nama baru dalam Liga Indonesia. Wasit asal Jepang ini menjadi wasit asing pertama yang dikontrak I.League untuk wasit penuh waktu yang memimpin pertandingan Super League maupun Championship.
Di pertandingan pekan lalu, dia menjadi wasit utama untuk pertandingan dengan intensitas tinggi lainnya, Bhayangkara FC melawan Persebaya Surabaya. Saat itu, laga berakhir imbang 1-1 dengan mengeluarkan empat kartu kuning.
Menariknya, Yudai Yamamoto baru memimpin pertandingan Persija melawan Persib di babak semifinal Piala Presiden pada awal Agustus 2026 lalu.
Saat itu, Persib menang dengan skor akhir 2-1 dari Persija.
Di sisi lain, nama Yudai Yamamoto sempat ramai di negara asalnya karena terlibat kasus tuduhan wasit yang menerima suap berupa hiburan seksual untuk memudahkan Korea Selatan ke Piala Dunia 2012.
Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) melakukan investigasi internal untuk wasit kebanggaannya tersebut. JFA semapt memastikan bahwa investigasi akan dibuka untuk umum setelah pemeriksaan selesai.
Dilansir dari laman Football tribe, JFA bekerja sama dengan firma hukum eksternal untuk melakukan investigasi pada tujuh wasit asal Jepang yang memimpin pertandingan Korea Selatan selama periode yang dituduhkan tersebut.
Investigasi melibatkan enam wasit yang diwawancara secara langsung serta satu wasit yang meminta pernyataan secara tertulis untuk mengkonfirmasi fakta. (hfp)