news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman.
Sumber :
  • Instagram/@persija

Saat Persija Permalukan Persib Tanpa Sosok Witan Sulaeman, STY Ungkap Faktor Utamanya gara-gara Hal ini

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY) menyebut masalah otot paha penyebab Witan Sulaeman diistirahatkan saat laga mengalahkan Persib Bandung skor 2-1.
Minggu, 13 September 2026 - 22:23 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong mengungkapkan alasannya harus menepikan Witan Sulaeman saat Macan Kemayoran mengamankan tiga poin dari Persib Bandung dalam laga el clasico pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Absennya Witan Sulaeman tentu mengejutkan suporter Persija Jakarta, the Jakmania dan pecinta sepak bola Indonesia. Pasalnya sang winger cukup melekat dengan sosok Shin Tae-yong.

Kehadiran Shin Tae-yong menjadi faktor utama Witan Sulaeman bangkit. Bahkan manajemen Persija Jakarta memperpanjang kontraknya sehingga ia kembali menemukan peran vital di lapangan hijau dan sempat bermain selama 77 menit saat mempermalukan Borneo FC.

Sayangnya Witan Sulaeman tidak bermain saat Persija Jakarta menekuk Persib Bandung skor 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada Sabtu (12/9/2026). STY sapaan akrabnya menjelaskan bahwa absennya Witan Sulaeman karena mengalami masalah pada otot paha.

"Tiga hari lalu saat latihan Witan ada masalah pada otot pahanya," ujar Shin Tae-yong, Sabtu, 12 September 2026.

STY Tidak Paksakan Witan Sulaeman Main

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong setelah laga melawan Persib Bandung di SUGBK
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Shin Tae-yong menepis bahwa tidak hadirnya Witan bukan karena pertimbangan teknis, melainkan permasalahan otot paha yang terjadi selama menjalani sesi latihan sebelum melawan Persib Bandung.

Pelatih asal Korea Selatan itu enggan kondisi mantan pemain Timnas Indonesia tersebut semakin parah. Oleh karena itu, ia tidak ingin memaksakan Witan Sulaeman mainn untuk Persija Jakarta.

STY justru memberikan ruang waktu agar Witan Sulaeman memulihkan kondisi fisiknya. Setidaknya winger kiri tersebut diharapkan bisa bermain lebih cepat dalam setiap laga berikutnya.

"Jadi, kami tidak memaksanya bermain dan memberikan waktu istirahat agar pemulihannya lebih cepat," terangnya.

Persija Jakarta Tekuk Persib Bandung Tanpa Witan Sulaeman

Ketidakhadiran Witan Sulaeman tidak mengurangi kekuatan dan semangat Persija Jakarta. Macan Kemayoran sukses menaklukkan Maung Bandung skor 2-1 berkat gol Alexander Jeremejeff pada menit ke-41 dan Ivan Mamut di menit ke-90+5.

Kemenangan tersebut tak lepas bahwa anak asuh Shin Tae-yong langsung tampil agresif sejak wasit meniup peluit tanda dimulai laga dijuluki el clasico tersebut.

Kepiawaian pemain mudanya, Rayhan Hannan mampu mengancam gawang Persib yang dijaga oleh Teja Paku Alam. Ia langsung memberikan umpan terobosan kepada Jeremejeff sebelum membagikan umpan tarik kepada Arlyansyah Abdul Manan pada menit ke-7.

Sayangnya Arly belum tepat sasaran lantaran bola melebar keluar gawang. Bahkan Persib coba berupaya untuk melakukan serangan balik, namun Pangeran Biru masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya.

Hingga memasuki menit ke-41, Persija sukses mengubah papan skor 1-0 lewat Alexander Jeremejeff setelah menerima umpan dari Denis Kolinger.

Persib coba melakukan perubahan saat memasuki babak kedua. Sang pelatih, Igor Tolic memasukkan Kakang Rudianto untuk menggantikan Daniel Loncar.

Pada menit ke-55, anak asuh Igor Tolic hampir saja menyamakan kedudukan lewat shot on target melalui sundulan Gabriel Mutumbo. Namun, Nadeo Arga Winata menunjukkan kepiawaian apiknya.

Pada menit ke-81, Balsa sekulic akhirnya berhasil menyamakan kedudukan skor 1-1. Hasil tersebut tak lepas dari upayanya memanfaatkan umpan Luka Menalo dalam kotak penalti lawan.

Menariknya, pada laga el clasico Indonesia tersebut, Persija Jakarta kembali mengubah papan skor menjadi 2-1. Hasil itu didapatkan setelah Stjepan Loncar memberikan umpan silang dan disambut sundulan Ivan Mamut sehingga membawa Macan Kemayoran menempati posisi kedua pada klasemen sementara Super League 2026/2027.

Shin Tae-yong mengakui timnya sempat kesulitan menyerang secara penuh dalam laga tersebut. Ia melihat Persib cukup memberikan tekanan hingga menguasai bola saat Persija lengah.

"Memang sempat 90 menit tidak bisa menyerang atau diserang terus. Karena namanya bola ada suasana datang dan pergi. Secara garis besar kita kuasai bola, tetapi Persib juga tim yang baik dan menyerang dengan baik," katanya.

Kemenangan tersebut tak lepas dari racikannya yang sukses pada babak kedua. STY melakukan pergantian setelah melihat Rizky Ridho tidak bisa lanjut bermain dalam pertandingan tersebut.

"Jordi dimasukkan karena Ridho memberikan sinyal tidak bisa melanjutkan main. Makanya dia ditandu. Kalau Ivan Mamut, dia punya skill yang baik untuk mencetak gol. Dia pun diturunkan di babak kedua dan menjadi kunci kemenangan Persija," jelasnya.

Menang Lawan Persib dan Borneo FC Jadi Bekal yang Baik

Lebih lanjut, Shin Tae-yong mengatakan kemenangan atas Persib juga menjadi catatan positif bagi Persija. Bahkan Macan Kemayoran sebelumnya sempat mengalahkan Borneo FC dengan skor 1-0.

Menurutnya, kemenangan atas tim juara dan runne up pada musim sebelumnya menjadi bekal yang baik untuk Persija Jakarta. STY berpendapat perjalanan Rizky Ridho cs bisa lebih mudah ke depannya.

"Jika pemain ikut instruksi, kita akan meneruskan kemenangan ini. Penampilan saat ini jauh lebih baik dan peluang cetak gol lebih banyak, tetapi tingkatkan lagi selanjutnya untuk kemampuan cetak gol," tukas Shin Tae-yong.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:13
01:04
02:14
01:59
04:13
03:53

Viral