- Tim tvOne - Andri Prasetyo
Cegah Kelelahan, PSIM Jogja Menetap di Surabaya Jelang Lawan Madura United
Yogyakarta, tvOnenews.com - PSIM Jogja baru saja melakoni laga tandang di Surabaya melawan tuan rumah Persebaya. Bermain di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026), Laskar Mataram takluk dari tuan rumah dengan skor 1-0.
Usai melawan Persebaya, Ze Valente dan kolega tidak pulang ke Jogja. PSIM lebih memilih menetap di Kota Pahlawan Surabaya.
Langkah ini diambil setelah mempertimbangkan laga selanjutnya melawan Madura United yang akan berlangsung pada Jumat, 18 September 2026. Duel ketua tim rencananya akan digelar di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan.
Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan antara manajemen dan tim pelatih. Tujuannya untuk memastikan fisik pemain dalam kondisi bugar demi menjaga performa tim.
“Manajemen dan tim pelatih telah sepakat untuk menetap di Surabaya demi mencegah kelelahan pemain akibat perjalanan. Setelah menjalani pertandingan yang ketat melawan Persebaya, para pemain sangat membutuhkan waktu istirahat yang cukup,” kata dia dikutip dari laman resmi klub.
Menurut Iksan, pihaknya menghindari perjalanan panjang dalam waktu singkat, karena berisiko mengganggu kondisi fisik pemain pasca pertandingan berat di Surabaya. Selain risiko kebugaran, efisiensi perjalanan juga menjadi fokus utama.
Terlebih akses dari Surabaya menuju Pamekasan yang cukup dekat, dinilai lebih praktis dibandingkan menempuh perjalanan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu. Dengan menetap di Surabaya, tim juga memiliki waktu lebih panjang dalam mempersiapkan laga selanjutnya.
“Jika tim dipaksakan kembali ke Yogyakarta terlebih dahulu, beban fisik akan bertambah dan berisiko menurunkan performa,” ujarnya.
Iksan menjelaskan, selama menetap di Surabaya, tim pelatih ingin memaksimalkan waktu untuk mengoptimalkan tiga hal utama. Yakni recovery, gizi dan nutrisi pemain, serta pematangan taktik permainan.
“Sisa waktu ini kami optimalkan sepenuhnya untuk pemulihan fisik (recovery), pengawasan asupan gizi, dan pematangan taktik,” jelasnya.
Seluruh langkah ini diambil manajemen dan tim pelatih untuk satu tujuan utama, yakni memastikan kesiapan seluruh tim saat bertamu ke Pamekasan.
“Kami ingin memastikan skuad dalam kondisi bugar seratus persen dan siap bertanding pada Jumat mendatang untuk meraih poin maksimal,” tegasnya.