- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
Suporter Persija dan Persita Saling Berjabat Tangan setelah Kericuhan dalam Laga di Stadion BIS
Kota Serang, tvOnenews.com - Kedua kelompok suporter saling sapa dan berjabat tangan setelah pertandingan Persita Tangerang versus Persija Jakarta.
Laga pekan ke-5 Super League 2026/2027 antara Persita Tangerang dan Persija Jakarta telah digelar di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10/2026), pukul 19.00 WIB.
Dalam laga itu, Persita Tangerang berhasil mengamankan 3 poin dari Persija Jakarta dengan skor 3-2. Di balik hasil itu, pertandingan tersebut sempat diwarnai ketegangan dan kericuhan hingga babak kedua selesai.
Hal paling menarik terjadi setelah suporter Persija Jakarta dan Persita Tangerang keluar dari area Stadion BIS. Ketegangan dalam pertandingan berakhir, bahkan kedua kelompok suporter saling sapa dan berjabat tangan.
Salah satu suporter Persija Jakarta, Indra Hutama mengatakan bahwa, momen tersebut sangat penting dilakukan agar segera mengakhiri kejadian memilukan yang sempat terjadi di dalam stadion.
"Saya dan teman-teman melihat beberapa Persita fans telah keluar dari stadion. Meski masih banyak dari mereka yang ditahan di dalam, kita menyapa dan berjabat tangan dan Persita fans pun merespons dengan hal yang sama," ujar Indra saat diwawancarai tvOnenews.com setelah laga di Stadion BIS, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Bagi dia, kericuhan kedua kubu suporter tidak boleh terjadi. Ia menjelaskan bahwa, ribuan suporter the Jakmania datang hanya untuk mendukung Persija Jakarta mempertahankan tren positif empat laga sebelumnya.
Selain itu, ia menyebut sepak bola menjadi ruang hiburan bersama. Untuk itu, saling sapa dan berjabat menjadi momentum penting agar kejadian serupa tidak meluas setelah pertandingan berakhir.
"Alhamdulillah yang saya lihat tidak ada gesekan lagi setelah pertandingan. Saya senang dan teman-teman kembali nyaman selama di luar stadion," ucapnya.
Berdasarkan pantauan tim tvOnenews.com dan informasi yang didapat di lokasi, kericuhan berawal dari jeda babak pertama. Sejumlah oknum dari tribun Utara mendadak mendekati tribun Timur yang diisi oleh suporter tim tamu.
Ironisnya, oknum tersebut diduga langsung mencabut salah satu bendera milik suporter tim tamu. Aksi itu menyulut emosi sehingga sempat terjadi pelemparan flare dari salah satu oknum suporter lainnya.