news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Polisi menembakkan gas air mata untuk membubatrkan suporter di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).
Sumber :
  • ANTARA

Cerita Pilu Suporter Arema di Tragedi Kanjuruhan: Ibu dan Anak Menangis, Sesak Napas Kena Gas Air Mata

Seorang suporter Arema menceritakan kejadian mencekam usai selamat dalam tragedi Kanjuruhan. Insiden maut ini diketahui menelan korban jiwa hingga ratusan orang
Minggu, 2 Oktober 2022 - 14:34 WIB
Reporter:
Editor :

Namun, semakin banyak mereka berdatangan, semakin ricuh kondisi stadion karena dari berbagai sisi stadion juga ikut masuk untuk meluapkan kekecewaannya ke pemain."

Diikuti dengan lempar-lempar berbagai macam benda ke arah lapangan, para suppoter semakin tidak terkendali. Ahirnya pemain di giring masuk ke dalam ruang ganti dengan kawalan pihak berwajib.

Setelah pemain masuk, supporter makin tidak terkendali dan semakin banyak yang masuk ke lapangan. Pihak aparat juga melakukan berbagai upaya untuk memukul mundur para supporter, yang menurut saya perlakuannya sangat kejam dan sadis, dipentung dengan tongkat panjang, satu supporter dikeroyok aparat, dihantam tameng dan banyak tindakan lainnya.

Akan tetapi, saat aparat memukul mundur supporter di sisi selatan, supporter dari sisi utara yang menyerang ke arah aparat. Semakin banyaknya supporter yang masuk ke lapangan dan kondisi sudah tidak kondusif.

Aparat menembakkan beberapa kali gas air mata ke arah suppoter yang ada di lapangan. Silih berganti supporter menyerang aparat dari sisi selatan dan utara, yang ahirnya, selain hujan lemparan benda dari sisi tribun, di dalam lapangan juga terjadi aksi tembak-tembakan gas air mata ke arah supporter. 

Terhitung puluhan gas air mata sudah ditembakkan ke arah supporter, disetiap sudut lapangan telah dikelilingi gas air mata. Ada juga yang langsung ditembakkan ke arah tribun penonton, yaitu di tribun 10.

Para supporter yang panik karena gas air mata, semakin ricuh diatas tribun, mereka berlarian mencari pintu keluar, tetapi sayang pintu keluar sudah penuh sesak karena para supporter panik terkena gas air mata. 

Ibu dan Anak Menangis

Banyak ibu-ibu, wanita-wanita, orang tua, dan anak anak kecil yang terlihat sesak tak berdaya. Gak kuat ikut berjubel untuk keluar dari stadion.

Terlihat mereka sesak karena terkena gas air mata. Seluruh pintu keluar penuh dan terjadi macet. Di dalam stadion mereka sesak karena gas air mata yang sudah ditembakkan ke berbagai arah.

Adapun untuk keluar stadion pun tidak bisa karena macet. Penuh sesak di pintu keluar. Di luar stadion banyak yang terkapar dan pingsan karena efek terjebak di dalam stadion yang penuh gas air mata. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral