- Instagram @manutd
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga Pula, Setan Merah Tanggung Biaya Fantastis Setelah Depak Ruben Amorim
tvOnenews.com - Di tengah Manchester United menunggu penunjukan pelatih interim baru, pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala justru menimbulkan masalah tambahan bagi klub.
Alih-alih meredam masalah, langkah tersebut membuat Setan Merah harus menanggung kerugian finansial yang tidak sedikit.
Manchester United resmi melakukan perubahan besar dengan mengakhiri kerja sama bersama Ruben Amorim. Untuk sementara waktu, Darren Fletcher ditunjuk sebagai caretaker guna mengisi kekosongan di kursi kepelatihan.
- REUTERS/Phil Noble
Klub mengumumkan kepergian Amorim melalui pernyataan resmi di media sosial. “Ruben Amorim telah meninggalkan posisinya sebagai Pelatih Kepala Manchester United,“ tulis Manchester United di akun Instagram resminya.
Dalam pernyataan lanjutan, manajemen menjelaskan alasan di balik keputusan tersebut. “Dengan Manchester United berada di posisi keenam di Liga Primer, manajemen klub dengan berat hati mengambil keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan. Ini akan memberi tim kesempatan terbaik untuk finis di posisi tertinggi di Liga Primer,“ jelasnya.
Sejumlah faktor disebut menjadi latar belakang pemecatan pelatih asal Portugal itu, mulai dari kurangnya keselarasan dengan manajemen hingga performa tim yang tak kunjung membaik di Liga Inggris. Namun demikian, dampak dari keputusan tersebut ternyata tidak berhenti sampai di situ.
Kerugian finansial kini menjadi sorotan utama setelah Manchester United mendepak Ruben Amorim.
Media Inggris, Daily Mail, menyebut bahwa perselisihan antara Amorim dan petinggi klub menjadi pemicu utama pemecatan tersebut, dengan pemilik klub Sir Jim Ratcliffe dikabarkan turut menyetujui keputusan itu.
Meski demikian, Manchester United harus menerima konsekuensi berat, terutama terkait kewajiban pembayaran kompensasi. Menurut laporan Daily Mail, klub wajib mengeluarkan dana sebesar £10 juta atau sekitar Rp226 miliar sebagai pesangon pemecatan Ruben Amorim.
Jika ditotal sejak proses perekrutan hingga pemecatan, pengeluaran Manchester United untuk Amorim disebut mencapai angka yang jauh lebih besar, yakni sekitar £27 juta atau setara Rp610 miliar.
Biaya tersebut mencakup tebus kontrak Amorim dari Sporting Lisbon pada Oktober 2024 senilai £8,3 juta atau sekitar Rp187 miliar.
Selain itu, Setan Merah juga mengeluarkan tambahan £900.000 atau sekitar Rp20,3 miliar agar Amorim dapat mulai bekerja lebih cepat dari jadwal semula.
Setelah resmi menangani Manchester United, Amorim menandatangani kontrak dengan nilai £6,5 juta atau sekitar Rp147 miliar per tahun hingga Juni 2027.
Dengan kontrak tersebut, Manchester United masih memiliki kewajiban membayar sisa kontrak Amorim yang diperkirakan mencapai £10,05 juta atau sekitar Rp228 miliar.
Ironisnya, angka tersebut belum mencakup biaya kompensasi untuk lima orang staf pelatih yang dibawa Amorim dari Portugal.
Jumlah dana yang harus dikeluarkan akibat pemecatan ini sejatinya bisa dimanfaatkan Manchester United untuk memperkuat skuad pada bursa transfer musim dingin.
Beberapa nama seperti Antoine Semenyo, Elliot Anderson, Carlos Baleba, hingga Joao Gomes disebut berpeluang didatangkan dengan dana sebesar itu.
Namun, peluang tersebut tampaknya tak lagi terbuka bagi MU. Antoine Semenyo, misalnya, dikabarkan telah dipastikan akan bergabung dengan rival sekota Manchester City dari Bournemouth dengan nilai transfer sekitar £65 juta. (han/ind)