news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sir Jim Ratcliffe.
Sumber :
  • ANTARA/AFP

Ribuan Suporter MU Siap Demo Besar-besaran, Glazer dan Ratcliffe Jadi Sasaran Utama

Kelompok suporter The 1958 memastikan aksi demo terbesar sepanjang sejarah Manchester United (MU) saat laga lawan Fulham, menentang Glazer dan Jim Ratcliffe.
Jumat, 23 Januari 2026 - 16:53 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Gelombang perlawanan terhadap manajemen Manchester United (MU) kembali membesar menjelang laga kandang berikutnya. Kelompok pendukung garis keras Setan Merah, The 1958, secara resmi mengumumkan rencana demonstrasi besar saat United menjamu Fulham di Old Trafford.

Aksi protes ini tidak hanya ditujukan kepada keluarga Glazer sebagai pemilik mayoritas klub. Untuk pertama kalinya secara terbuka, kemarahan suporter juga diarahkan kepada Sir Jim Ratcliffe selaku pemilik minoritas yang kini mengendalikan operasional sepak bola klub.

The 1958 memperingatkan bahwa jumlah peserta aksi diprediksi melampaui 6.000 orang. Angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan demonstrasi serupa yang sempat digelar pada Mei lalu.

Sebelum laga panas itu, MU lebih dulu menjalani pertandingan tandang berat. Pasukan asuhan Michael Carrick dijadwalkan menghadapi pemuncak klasemen Arsenal di Stadion Emirates,

Namun, fokus utama pendukung tampaknya bukan lagi hasil di atas lapangan. Mereka menilai persoalan mendasar klub justru terletak pada struktur kepemilikan yang dianggap merusak dalam jangka panjang.

Keluarga Glazer sendiri telah menjadi sasaran kritik sejak mengakuisisi Setan Merah pada 2005. Beban utang, kebijakan finansial, hingga stagnasi prestasi membuat kesabaran suporter kian menipis.

Situasi semakin memanas setelah Ratcliffe membeli 27,7 persen saham klub dengan nilai mencapai £1,6 miliar. Harapan perubahan yang sempat muncul perlahan berubah menjadi kekecewaan mendalam.

Seorang juru bicara The 1958 dengan tegas menyuarakan kemarahan mereka.

"Dua puluh satu tahun tumpukan utang, salah urus, dan keserakahan finansial adalah 21 tahun yang terlalu lama. Sudah cukup," ujar juru bicara tersebut dikutip dari Mirror.

Kecaman tersebut tak berhenti di situ dan langsung diarahkan ke Ratcliffe. 

"Kami tidak akan bersekongkol. Jim Ratcliffe, Anda telah memilih pihak Anda, dan itu bukan pihak kami. Sekarang Anda berdiri bahu-membahu dengan keluarga Glazer," lanjutnya.

Nada kritik semakin tajam saat kelompok ini menilai kepemimpinan Ratcliffe gagal total.

"Bagi banyak orang, Anda tampak seperti badut, terhuyung-huyung dari satu bencana ke bencana lainnya, benar-benar tidak berdaya di salah satu institusi sepak bola terbesar di dunia, yang dipuja oleh jutaan orang," katanya.

The 1958 juga menunjukkan kekecewaan atas janji pembaruan yang tak kunjung terwujud.

"Kami dijanjikan yang terbaik di kelasnya, tetapi bagi kami klub ini menjadi bahan tertawaan yang menyerupai sirkus, dan itu termasuk desain stadion baru," katanya.

Kelompok suporter ini mengungkapkan bahwa sebelumnya mereka sempat memberi waktu kepada Ratcliffe.

"Awal musim ini, kami bertanya kepada para pendukung apakah mereka ingin melakukan protes. Banyak yang memilih untuk memberi Ratcliffe waktu," ucapnya.

Namun, kesabaran itu dinilai telah habis. 

"Waktu itu telah disia-siakan. Situasinya jelas lebih buruk," katanya.

Mereka juga menolak anggapan bahwa kemenangan di lapangan bisa menutupi masalah struktural.

"Kami mengalahkan City, tetapi satu kemenangan tidak menjamin kesuksesan di musim panas," katanya.

Fokus utama mereka, menurut pernyataan resmi, bukanlah pelatih atau pemain.

"Ini bukan tentang Carrick dan hasil pertandingan. Ini tentang kepemilikan kami," ungkapnya.

Kelompok tersebut menilai Manchester United terus terjebak dalam siklus harapan palsu.

"Kita sudah terlalu sering menempuh jalan harapan palsu ini," ucapnya.

The 1958 bahkan menyebut sejarah telah membuktikan kegagalan model kepemilikan saat ini.

"Sejarah menunjukkan apa yang terjadi di klub kita dengan model kepemilikan yang disfungsional," ujarnya.

Aksi yang direncanakan saat laga kontra Fulham diprediksi menjadi yang terbesar sepanjang sejarah klub. The 1958 menyebut demonstrasi ini akan melampaui aksi 5.000–6.000 orang pada Mei lalu dan menjadi momen pertama protes resmi terhadap Sir Jim Ratcliffe.

Di tengah gejolak tersebut, Manchester United saat ini berada di posisi kelima klasemen Liga Inggris. Posisi itu masih membuka peluang lolos ke Liga Champions, tergantung performa klub-klub Inggris di kompetisi Eropa.

Dari sisi manajerial, klub juga belum menemukan stabilitas. Ratcliffe sempat menunjuk Ruben Amorim sebelum memecatnya awal 2026 setelah konflik terbuka dengan dewan direksi.

Kini, Michael Carrick hanya diproyeksikan sebagai solusi sementara hingga akhir musim. Manchester United pun kembali berburu pelatih permanen ketiga setelah era Ten Hag dan Amorim berakhir dengan cepat. (fan)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral