- REUTERS/Phil Noble
Susunan Pemain Bocor Lagi, MU Lakukan Investigasi
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United (MU) kembali diguncang isu serius di balik layar setelah manajemen klub membuka investigasi internal terkait bocornya susunan pemain inti sebelum laga panas melawan Manchester City. Susunan tim racikan Michael Carrick diketahui telah beredar luas di internet beberapa jam sebelum kick-off, memicu kekhawatiran lama yang kembali mencuat di Old Trafford.
Masalah kebocoran informasi sejatinya bukan hal baru bagi Setan Merah, karena fenomena serupa telah menghantui klub selama hampir satu dekade terakhir. Pihak klub bahkan tercatat sudah beberapa kali melakukan penyelidikan internal, namun hingga kini sumber utama kebocoran belum benar-benar terungkap.
Di tengah isu tersebut, Michael Carrick justru sukses mengawali kiprahnya sebagai pelatih interim dengan hasil positif. MU mengamankan kemenangan penting di Old Trafford berkat gol Patrick Dorgu dan Bryan Mbeumo, yang membawa mereka meraih tiga poin krusial.
Kemenangan itu terasa semakin spesial karena Carrick berani melakukan sejumlah perubahan signifikan dalam susunan pemain inti. Nama-nama seperti Harry Maguire, Luke Shaw, Casemiro, Amad, dan Bryan Mbeumo kembali dipercaya tampil sejak menit awal, sementara Benjamin Sesko dan Matheus Cunha harus memulai laga dari bangku cadangan.
Keputusan Carrick terbukti tepat setelah Setan Merah tampil dominan sepanjang pertandingan. Patrick Dorgu dimaksimalkan di sisi kiri serangan, memberikan dimensi baru yang membuat pertahanan Manchester City kewalahan.
Meski hasil di lapangan memuaskan, kebocoran informasi tetap menjadi sorotan utama di internal klub. The Sun melaporkan bahwa pihak Manchester United kini tengah memburu sosok “mata-mata” yang diduga bertanggung jawab atas tersebarnya susunan pemain secara akurat sebelum laga derby tersebut.
Investigasi terbaru ini bukan yang pertama dilakukan oleh manajemen Setan Merah. Pada Desember lalu, klub juga sempat menyelidiki bagaimana rencana Ruben Amorim untuk mengubah sistem permainan bocor ke publik jelang pertandingan melawan Bournemouth.
Kala itu, laporan dari media Inggris menyebutkan bahwa manajemen United bertekad mengidentifikasi pelaku kebocoran demi menjaga kerahasiaan strategi tim. Namun, juru bicara klub memilih bungkam dan menolak memberikan pernyataan resmi terkait hasil penyelidikan tersebut.
Isu kebocoran semakin memanas ketika pada September lalu beredar kabar bahwa kapten tim, Bruno Fernandes, diklaim tengah merasa tidak bahagia. Situasi tersebut disebut membuat petinggi klub murka karena dinilai merusak stabilitas tim dan kepercayaan internal.
Susunan pemain MU juga sempat bocor jauh sebelum derby Manchester pada Desember 2024. Fenomena ini menambah daftar panjang masalah komunikasi internal yang terus membayangi klub raksasa Liga Inggris tersebut.
"Saya tahu cerita itu," kata Amorim saat itu.
"Saya tidak tahu, saya pikir itu mustahil untuk diperbaiki sekarang karena ada banyak orang di klub, para pemain berbicara dengan agen."
"Saya tidak tahu, Anda bisa berbicara dengan teman-teman, jadi sulit untuk mengetahuinya. Ini bukan hal yang baik, tetapi mari kita lanjutkan dan pergi ke pertandingan berikutnya dan lihat apakah mereka menemukan susunan pemain inti berikutnya."
Kebocoran informasi serupa juga terjadi pada era kepelatihan manajer-manajer sebelumnya. Masa jabatan Erik ten Hag, Ole Gunnar Solskjaer, hingga Jose Mourinho sama-sama diwarnai persoalan bocornya berita internal tim.
Mourinho bahkan pernah menyindir masalah tersebut secara terbuka dalam konferensi pers menjelang final Piala FA 2018. Pernyataan itu kini terasa relevan kembali, mengingat persoalan yang sama masih menghantui Manchester United hingga saat ini.
Meski investigasi tengah berjalan, fokus utama Michael Carrick saat ini adalah menjaga momentum positif tim. Manchester United dijadwalkan menghadapi Arsenal di laga Liga Inggris berikutnya, yang berpotensi menjadi ujian berat sekaligus penentu arah musim Setan Merah ke depan. (fan)