- instagram Alejandro Garnacho
Gonjang-Ganjing Alejandro Garnacho: Baru Lima Bulan di Chelsea, Sudah Ingin Angkat Kaki?
tvOnenews.com - Alejandro Garnacho menjadi sorotan setelah muncul kabar bahwa sang winger tengah mempertimbangkan untuk meninggalkan Chelsea. Rumor mengejutkan kembali menghiasi bursa transfer musim dingin.
Padahal, pemain internasional Argentina itu baru bergabung dengan The Blues pada awal musim dan diharapkan menjadi bagian penting dari proyek jangka panjang klub London Barat tersebut.
Situasi ini langsung memantik tanda tanya besar. Apakah keputusan pindah dari Manchester United ke Chelsea terlalu terburu-buru?
Atau justru minimnya menit bermain membuat Garnacho harus memikirkan ulang masa depannya? Di tengah ketatnya persaingan lini sayap Chelsea dan ambisi pribadi menuju Piala Dunia 2026, rumor ini terasa semakin masuk akal.
Minim Menit Bermain, Garnacho Pertimbangkan Pergi
Alejandro Garnacho dikenal sebagai salah satu winger muda paling menjanjikan di Premier League. Namanya melejit saat masih berseragam Manchester United, di mana ia kerap menjadi pembeda lewat kecepatan dan keberanian dalam duel satu lawan satu.
Namun, keputusan meninggalkan Old Trafford pada musim panas lalu membawa tantangan baru.
Bergabung dengan Chelsea, Garnacho dihadapkan pada persaingan yang sangat ketat. Menurut laporan Fichajes, faktor utama yang mendorong sang pemain ingin hengkang adalah keterbatasan kesempatan bermain.
Chelsea memiliki banyak opsi di sektor sayap, membuat Garnacho kesulitan mengamankan tempat sebagai starter reguler.
Kondisi tersebut dinilai berisiko bagi karier internasionalnya. Garnacho membutuhkan menit bermain konsisten demi menjaga peluang masuk skuad Timnas Argentina untuk Piala Dunia 2026.
Oleh karena itu, bursa transfer musim dingin dianggap sebagai solusi sementara untuk menyelamatkan momentum kariernya.
Atletico Madrid Jadi Tujuan Ideal?
Masih berdasarkan laporan Fichajes, Garnacho disebut tertarik melanjutkan kariernya di Spanyol. Atletico Madrid muncul sebagai destinasi utama yang ia incar.
Klub asuhan Diego Simeone itu memang tengah mencari tambahan tenaga di sektor sayap, membuka peluang bagi Garnacho untuk mendapatkan peran yang lebih signifikan.
Atletico Madrid juga bukan lingkungan asing bagi Garnacho. Sebelum hijrah ke akademi Manchester United, ia sempat menimba ilmu di akademi Los Rojiblancos.
Faktor adaptasi dan kedekatan emosional ini diyakini bisa membantu Garnacho kembali menemukan performa terbaiknya.
Meski demikian, kepindahan tersebut disebut tidak bersifat permanen. Garnacho hanya menginginkan status pinjaman selama enam bulan.
Setelah itu, ia berencana kembali ke Chelsea dan memperjuangkan tempatnya di skuad utama The Blues dengan bekal pengalaman dan menit bermain yang lebih matang.
Performa di Lapangan dan Keputusan Besar Chelsea
Spekulasi soal masa depan Garnacho semakin menguat setelah performanya disorot dalam laga Liga Champions melawan Pafos, Kamis (22/1/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Chelsea memang mendominasi, tetapi Garnacho kesulitan memberi dampak nyata. Ia sempat menunjukkan potensi di awal laga, termasuk menciptakan situasi berbahaya lewat dribel dan umpan silang, namun gagal menghasilkan gol atau assist.
Salah satu momen krusial terjadi di babak kedua ketika Reece James mengirimkan umpan matang ke tiang jauh.
Garnacho berada dalam posisi ideal, tetapi salah mengantisipasi bola sehingga peluang emas tersebut berhasil digagalkan oleh Derrick Luckassen.
Tak lama berselang, pelatih Chelsea Liam Rosenior memutuskan menarik Garnacho dan memasukkan Jamie Gittens.
Keputusan itu terbukti berdampak besar. Gittens, winger 21 tahun yang direkrut dari Borussia Dortmund dengan biaya awal £48,5 juta plus tambahan £3,5 juta, langsung memberi energi baru bagi Chelsea.
Ia bahkan masuk dalam kelompok elit pemain muda yang tampil menonjol di kompetisi Eropa, sejajar dengan Alphonso Davies dan Rodrygo dalam laga-laga terbaru tim mereka.
Situasi ini turut memengaruhi keputusan besar Chelsea, yang sebelumnya menginvestasikan dana hingga £92 juta untuk menyusun lini serang kompetitif. Bagi Rosenior, memilih pemain yang paling siap memberi dampak instan menjadi prioritas, meski harus mengorbankan perkembangan Garnacho dalam jangka pendek.
Dengan semua dinamika tersebut, masa depan Alejandro Garnacho kini berada di persimpangan. Bertahan dan berjuang di Chelsea, atau mencari menit bermain lewat peminjaman demi menjaga mimpi tampil di Piala Dunia 2026.
Bursa transfer musim dingin akan menjadi penentu arah karier winger muda berbakat ini. (udn)