- REUTERS/Phil Noble
Manchester City Lebih Takut Pep Guardiola Pergi Ketimbang 115 Dakwaan Premier League, Ruang Ganti Siaga Rencana Darurat
Jakarta, tvOnenews.com - Kekhawatiran terbesar di internal Manchester City saat ini bukan semata-mata soal menunggu putusan 115 dakwaan dari Premier League, melainkan masa depan Pep Guardiola yang mulai diselimuti tanda tanya. Sumber-sumber di Etihad menilai potensi kepergian sang manajer jauh lebih mengganggu stabilitas tim dibanding ancaman sanksi hukum yang belum diputuskan.
Manchester City sendiri terus menegaskan tidak bersalah atas seluruh tuduhan dan telah menjalani proses hukum panjang selama hampir tiga tahun. Sidang memang sudah rampung sejak Desember 2024, namun keputusan akhir masih belum diumumkan dan berpotensi menjatuhkan hukuman berat jika klub dinyatakan bersalah.
Di balik ketidakpastian tersebut, The Mirror menyebut ruang ganti City sudah mengetahui adanya rencana darurat jika Guardiola benar-benar angkat kaki. Situasi ini membuat fokus internal klub sedikit bergeser dari perkara hukum ke masa depan proyek jangka panjang yang selama ini dibangun bersama pelatih asal Spanyol itu.
Kontrak Guardiola sejatinya masih berlaku hingga musim panas 2027, tetapi ia kerap memberi sinyal akan mengevaluasi masa depannya pada tahun ini. Jika bertahan hingga musim 2026/27, Guardiola akan genap sepuluh tahun menukangi City dengan koleksi seluruh trofi utama, termasuk enam gelar Premier League.
Namun performa City di awal tahun kalender berjalan jauh dari kata ideal. Mereka gagal meraih kemenangan di liga dan bahkan menelan kekalahan menyakitkan 1-3 dari Bodo/Glimt di Liga Champions, hasil yang memicu sorotan tajam.
Berbicara usai laga tersebut, Guardiola tidak menutupi kekecewaannya.
“Semuanya berjalan salah,” ucapnya,
Meski begitu, laporan menyebut sikap Guardiola di pusat latihan tetap profesional dan tidak menunjukkan tanda-tanda menyerah. Ia disebut masih fokus penuh membawa Manchester City kembali bersaing di papan atas.
Spekulasi makin liar setelah Richard Keys melontarkan pernyataan kontroversial di beIN Sport.
“Saya rasa sudah pasti dia akan pergi di akhir musim,” kata Keys usai kekalahan City dari Manchester United.
Keys bahkan mengklaim kemungkinan kepergian Guardiola bisa terjadi dalam waktu dekat.
“Namun, jangan kesampingkan kemungkinan dia pergi minggu ini. Minggu ini. Jika dia pergi minggu ini, [Enzo] Maresca akan memimpin pertandingan melawan Wolves,” ujarnya. (yus)