news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Manchester United, Michael Carrick.
Sumber :
  • instagram Michael Carrick

Debut Manis Lawan City dan Arsenal, Michael Carrick Justru Diramal Tinggalkan Manchester United

Dalam podcast The Good, The Bad, & The Football bersama Nicky Butt, legenda MU Paul Scholes memberikan pandangan blak-blakan tentang masa depan Carrick di Old Trafford
Kamis, 29 Januari 2026 - 16:05 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama Michael Carrick mendadak menjadi pusat perbincangan di Old Trafford. Dua kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal dalam debutnya sebagai pelatih interim Manchester United bukan hanya memicu euforia, tetapi juga melahirkan spekulasi besar tentang masa depannya. 

Di tengah pujian yang mengalir deras, muncul rumor mengejutkan: Carrick justru berpotensi meninggalkan MU setelah musim ini berakhir.

Situasi ini terasa ironis. Saat banyak fans mulai berharap Carrick dipermanenkan, sejumlah legenda klub justru melihat arah berbeda. 

Mereka menilai kemenangan cepat tidak serta-merta menjadikan Carrick pilihan ideal jangka panjang. Bahkan, ada prediksi bahwa pria 43 tahun itu bisa saja berlabuh ke klub rival Premier League jika tidak diberi kepercayaan penuh oleh manajemen MU.

Awal Sempurna Carrick, Tapi INEOS Tetap Dingin

Michael Carrick mengawali tugasnya sebagai pelatih sementara Manchester United dengan cara yang nyaris sempurna. Ia membawa Setan Merah menundukkan Manchester City, lalu melanjutkannya dengan kemenangan krusial atas Arsenal, pemuncak klasemen Liga Inggris, di Emirates Stadium.

Hasil tersebut langsung mengangkat posisi MU dan memunculkan spekulasi bahwa Carrick layak dipertimbangkan sebagai manajer permanen.

Namun, di balik layar, INEOS dikabarkan tetap berpegang pada rencana awal: mencari pelatih berpengalaman pada musim panas mendatang.

Pendekatan rasional ini juga didukung oleh sejumlah legenda klub. Roy Keane dan Gary Neville sebelumnya menegaskan bahwa Manchester United harus “memimpin dengan kepala, bukan dengan hati” dalam menunjuk pengganti tetap Ruben Amorim.

Scholes Ungkap Trauma Era Solskjaer

Paul Scholes
Sumber :
  • Antara

Berbicara dalam podcast The Good, The Bad, & The Football bersama Nicky Butt, legenda MU Paul Scholes memberikan pandangan blak-blakan tentang masa depan Carrick di Old Trafford.

“Dia baru saja mengambil pekerjaan itu dan situasinya sudah sangat buruk selama setahun sehingga tidak mungkin menjadi lebih buruk lagi, jadi tekanan tidak terlalu besar saat dia menjadi manajer sementara,” ujar Scholes.

Namun, Scholes menilai situasinya akan sangat berbeda jika Carrick ditunjuk secara permanen.

“Setelah Anda mengambil pekerjaan itu secara penuh waktu, di awal musim depan, tiba-tiba Anda harus langsung memenangkan pertandingan. Mereka akan sedikit trauma dengan kejadian Ole [Gunnar Solskjaer],” lanjutnya.

Menurut Scholes, pengalaman pahit bersama Solskjaer membuat MU lebih berhati-hati. Ia bahkan menyebut Carrick akan sulit bersaing jika harus beradu dengan kandidat elite.

“Jika Michael harus bersaing, katakanlah, dengan Thomas Tuchel di musim panas, maka hanya ada satu pemenang jika Anda ingin melatih klub-klub besar dan memenangkan hadiah-hadiah besar.”

Tottenham Jadi Opsi Mengejutkan Carrick?

Tottenham Hotspur
Sumber :
  • instagram Tottenham Hotspur

Jika tidak dipermanenkan Manchester United, Carrick disebut tidak akan kekurangan peminat. Paul Scholes berspekulasi bahwa Tottenham Hotspur bisa menjadi tujuan berikutnya.

Tekanan terhadap Thomas Frank di London utara disebut meningkat setelah performa buruk Spurs. Carrick, yang pernah membela Tottenham selama dua musim sebagai pemain, dinilai memiliki koneksi emosional dengan klub tersebut.

“Ini bisa saja mengarah ke posisi manajer Tottenham bagi Carrick. Itu tidak akan mengejutkan saya,” kata Scholes.

Nicky Butt pun sepakat bahwa Carrick cukup cerdas membaca situasi.

“Saya pikir Michael cukup pintar, dia memahami pekerjaan yang sedang dia jalani,” ujarnya. “Dia tahu kontraknya sampai akhir musim adalah untuk membawa klub ke arah yang benar bagi manajer berikutnya.”

Carrick sendiri memilih meredam spekulasi. Usai kemenangan 3-2 atas Arsenal, ia mengatakan kepada BBC Sport.

“Tidak ada yang berubah. Saya baru berada di sini kurang dari dua pekan dan saya sangat ingin tampil baik, meningkatkan tim, serta finis setinggi mungkin.”

Sementara itu, Manchester United juga mulai memanaskan mesin transfer. Menurut laporan Give Me Sports, MU meningkatkan minat terhadap gelandang Crystal Palace, Adam Wharton, dan berusaha mendahului Manchester City, Liverpool, serta Newcastle United dalam perburuan tanda tangannya.

Di tengah euforia dan spekulasi, masa depan Michael Carrick tetap abu-abu. Ia bisa saja menjadi solusi jangka panjang—atau justru hanya persinggahan singkat sebelum melangkah ke klub rival. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:01
01:28
05:06
02:41
02:06
02:28

Viral