Manchester United Masih Pasang Radar Pelatih Baru, Roberto De Zerbi Masuk Daftar Serius?
tvOnenews.com - Manchester United belum sepenuhnya menutup buku pencarian pelatih permanen untuk musim panas mendatang.
Meski performa tim di bawah arahan caretaker Michael Carrick menunjukkan grafik yang mengesankan, manajemen Setan Merah diyakini tetap membuka opsi lain.
Sikap ini menunjukkan kehati-hatian MU dalam menentukan sosok yang benar-benar tepat untuk memimpin proyek jangka panjang di Old Trafford.
Di balik euforia dua kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal, MU disebut masih aktif memantau situasi pelatih-pelatih top Eropa.
Klub tetap “memasang radar” guna mengantisipasi peluang terbaik di bursa pelatih. Salah satu nama yang kini mencuat adalah pelatih Olympique Marseille, Roberto De Zerbi, yang situasinya di Prancis tengah berada di persimpangan jalan.
Carrick Bersinar, MU Tetap Siaga
Michael Carrick terus memperkuat posisinya sebagai kandidat internal terkuat. Legenda klub tersebut sukses membawa Manchester United menembus empat besar klasemen Liga Inggris, membuka peluang realistis untuk kembali ke Liga Champions musim depan.
Dua kemenangan prestisius atas City dan Arsenal menjadi bukti nyata kapasitas Carrick sebagai juru taktik.
Namun, menurut berbagai laporan, termasuk dari TEAMtalk, Manchester United belum sepenuhnya mengunci pilihan.
Klub tetap menjalankan proses uji tuntas terhadap sejumlah calon manajer, sebagai langkah antisipatif apabila opsi lain dianggap lebih ideal.
Pendekatan ini dinilai wajar, mengingat MU ingin menghindari kesalahan penunjukan yang berdampak jangka panjang.
- ANTARA/HO/Miguel Medina/AFP
De Zerbi Tetap Masuk Radar Old Trafford
Terlepas dari fakta bahwa Roberto De Zerbi baru menandatangani kontrak tiga tahun bersama Marseille, klub yang finis di peringkat delapan Ligue 1 musim lalu Manchester United diyakini masih memantau perkembangannya.
Nama pelatih asal Italia itu disebut-sebut tetap masuk dalam daftar incaran Setan Merah.
Reputasi De Zerbi terbangun kuat saat menukangi Brighton and Hove Albion di Liga Inggris. Ia sukses mengubah citra klub dari tim papan bawah menjadi penantang serius tiket kompetisi Eropa.
Gaya bermain progresif dan keberanian mengembangkan pemain muda membuatnya mendapat banyak pujian di Inggris.
Bersama Marseille, De Zerbi juga menunjukkan hasil yang cukup solid di kompetisi domestik. Ia membawa Les Phoceens finis sebagai runner-up Ligue 1 musim lalu dan saat ini masih bertengger di posisi tiga besar. Namun, performa apik di liga belum cukup menutupi kegagalan di panggung Eropa.
Tekanan Besar di Marseille Jadi Peluang MU
Situasi De Zerbi berubah drastis setelah Marseille menelan kekalahan telak 0-3 dari Club Brugge pada laga Liga Champions, Kamis (29/1/2026).
Kekalahan tersebut memastikan Marseille tersingkir dari kompetisi Eropa. RMC Sport melaporkan bahwa hasil ini menempatkan De Zerbi dalam “bahaya besar pemecatan”, dengan diskusi internal klub disebut sedang berlangsung.
Kegagalan itu terasa semakin menyakitkan karena Marseille sejatinya memiliki peluang besar lolos ke babak play-off.
Penampilan buruk melawan Club Brugge membuat mereka menyia-nyiakan kesempatan yang sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Situasi makin ironis setelah gol telat Benfica ke gawang Real Madrid menggeser Marseille dari zona playoff.
Menurut laporan RMC Sport, Marseille bahkan tercatat sebagai klub Prancis pertama yang tersingkir pada fase ini sejak format baru Liga Champions diperkenalkan.
Catatan negatif tersebut menjadi noda besar, meski posisi mereka di Ligue 1 masih terbilang menjanjikan.
Bagi Manchester United, kondisi ini bisa menjadi kabar baik. INEOS, selaku pemilik baru klub, dikabarkan menaruh kekaguman besar terhadap De Zerbi.
Bahkan, sang pelatih disebut pernah diwawancarai MU pada 2024 saat klub mencari alternatif selain Erik ten Hag. Menariknya, minat itu dikabarkan berbalas.
Laporan eksklusif TEAMtalk awal Januari lalu menyebut De Zerbi tertarik menangani MU dan siap menerima tawaran jika kesempatan itu datang.
Jika Marseille benar-benar berpisah dengan De Zerbi, pelatih berusia 46 tahun tersebut diprediksi tak akan lama menganggur.
Namanya telah dikaitkan dengan sejumlah klub elite Eropa seperti Chelsea, Tottenham Hotspur, Manchester United, dan Liverpool.
Dengan beberapa klub besar berpotensi mencari pelatih baru di musim panas, bursa manajer bisa menjadi panggung panas dan MU jelas tak ingin kehilangan momentum. (udn)