- instagram manutd
MU Bisa Tumbangkan Arsenal dan Man City, tapi Carrick Tetap Waspada, Setan Merah Kerap Terpeleset Lawan Tim Papan Bawah?
Di tengah dinamika tersebut, masa depan Joshua Zirkzee sempat menjadi bahan spekulasi.
Namun menurut laporan The Sun melalui Samuel Luckhurst, Manchester United telah mengambil keputusan internal: penyerang asal Belanda itu diperkirakan akan bertahan di Old Trafford hingga akhir musim.
Keputusan ini diambil setelah adanya diskusi antara klub dan sang pemain. Baik United maupun Zirkzee sepakat untuk menunda pembicaraan soal transfer besar hingga bursa musim panas.
Dengan demikian, rumor kepindahan Zirkzee pada jendela transfer Januari perlahan mereda.
Sumber internal klub menyebutkan bahwa situasi Zirkzee sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan. United tidak memiliki rencana melepasnya di tengah musim, sementara sang pemain juga tidak menunjukkan keinginan untuk mencari klub baru dalam waktu dekat.
Langkah ini dianggap masuk akal, mengingat Manchester United tengah berada dalam fase penyesuaian sistem dan komposisi pemain. Melepas satu opsi di lini depan justru berpotensi menambah ketidakpastian.
Fokus Momentum, Bukan Nama Besar
Setelah pulih dari cedera ringan, Zirkzee kini telah kembali berlatih penuh dan siap dimainkan. Carrick menyambut kembalinya sang penyerang dengan sikap positif.
“Josh hanya berusaha kembali bugar. Sangat menyenangkan melihatnya berlatih bersama tim, dan saya menantikan untuk bekerja dengannya,” kata Carrick.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Carrick lebih memilih fokus pada kesiapan kolektif tim ketimbang membahas masa depan individu pemain secara terbuka.
Baginya, menjaga momentum positif jauh lebih penting, terutama setelah United berhasil menembus empat besar untuk pertama kalinya musim ini.
Meski demikian, Carrick juga menegaskan bahwa tidak ada ruang untuk rasa puas diri. Rekam jejak United yang kerap kehilangan poin melawan tim papan bawah menjadi peringatan serius.
Laga kontra Fulham, yang sedang dalam performa solid, kembali menjadi ujian apakah United mampu menghilangkan kebiasaan terpeleset di momen krusial.
Bagi Carrick, kemenangan atas Arsenal dan Manchester City hanyalah awal. Tantangan sesungguhnya adalah menjaga konsistensi, karena di Premier League, satu langkah lengah saja bisa menghapus semua momentum yang telah dibangun. (udn)