- REUTERS/Tony O Brien
Michael Carrick Gigit Jari, Drama di St James' Park Hentikan Rekor Impresifnya di Manchester United
Jakarta, tvOnenews.com - Manchester United harus menerima kenyataan pahit saat bertandang ke markas Newcastle United pada pekan ke-29 Liga Inggris. Kekalahan 1-2 di Stadion St James' Park, Kamis (5/3) dini hari WIB sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan Michael Carrick bersama Setan Merah.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Manchester United yang sebelumnya tampil konsisten dalam beberapa laga terakhir. Bruno Fernandes cs gagal melanjutkan tren positif meski sempat berada dalam situasi yang cukup menguntungkan sepanjang pertandingan.
Sejak peluit awal dibunyikan, laga sudah berlangsung dalam tempo tinggi. Kedua tim saling mencoba menekan demi membuka peluang mencetak gol lebih dulu.
Manchester United beberapa kali mencoba menguasai jalannya permainan melalui penguasaan bola. Sementara Newcastle lebih mengandalkan permainan langsung dan serangan cepat untuk menembus pertahanan lawan.
Pertandingan kemudian memasuki fase krusial menjelang akhir babak pertama. Sebuah insiden membuat jalannya laga berubah dan memengaruhi keseimbangan kekuatan kedua tim di lapangan.
Dalam laga tersebut Man United mendapatkan keuntungan dengan unggul jumlah pemain setelah Jacob Ramsey mendapatkan kartu merah pada menit ke-45+1.
Keputusan wasit tersebut membuat Newcastle harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Situasi itu semestinya menjadi keuntungan besar bagi Manchester United untuk mengontrol permainan.
Namun kondisi di lapangan justru berjalan di luar perkiraan. Newcastle tetap mampu bermain dengan disiplin serta tidak kehilangan keberanian untuk menyerang.
Alih-alih memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, MU justru tertinggal lebih dulu oleh Newcastle setelah Anthony Gordon mencetak gol lewat tendangan penalti pada menit ke-45+4. Penalti tersebut didapat setelah Bruno Fernandes menjegal Gordon.
Gol dari titik putih itu membuat Newcastle berada di atas angin menjelang jeda pertandingan. Dukungan penuh publik St James' Park juga semakin menambah motivasi tim tuan rumah.
Manchester United tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons ketertinggalan tersebut. Tim tamu berhasil menciptakan momentum melalui skema bola mati.
Tiga menit kemudian Man United menyamakan skor jadi 1-1 dengan sundulan Casemiro yang memanfaatkan umpan tendangan bebas Bruno Fernandes. Skor imbang 1-1 untuk kedua tim pada babak pertama.
Selepas turun minum, Manchester United mencoba meningkatkan tempo permainan untuk membalikkan keadaan. Meski unggul jumlah pemain, upaya mereka kerap kandas saat memasuki sepertiga akhir lapangan.
Pada babak kedua permainan The Red Devils tidak banyak berkembang meski unggul jumlah pemain. Sebaliknya, The Magpies bermain efektif dengan menciptakan sejumlah peluang.
Ketika laga tampak akan berakhir tanpa pemenang, Newcastle justru mampu memanfaatkan kesempatan terakhir. Serangan balik cepat menjadi senjata yang akhirnya menentukan hasil pertandingan.
Petaka terjadi pada Man Utd setelah pemain pengganti William Osula membobol gawang tim tamu pada menit ke-90 lewat serangan balik. Newcastle menang 1-0 atas MU.
Kemenangan dramatis Newcastle itu memutus tren positif Michael Carrick di MU. Pada musim ini Carrick jadi pelatih sementara Setan Merah. Meski begitu, rapor mentereng diberikan eks pemain MU itu.
Musim ini jadi yang kedua bagi Carrick melatih MU. Sejak Januari, pelatih berusia 44 tahun tersebut sudah memimpin tim dalam delapan pertandingan di berbagai ajang.
Dari delapan laga itu, MU dibawa Carrick menang enam kali, satu kali imbang, dan satu kali kalah. Sebelum kalah dari Newcastle, MU di tangan Carrick menang enam kali dan sekali kalah
(igp)