news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Arsenal gagal juara Piala FA.
Sumber :
  • Action Images via Reuters/Matthew Childs

Fans Arsenal Berbondong-bondong Cemooh The Gunners, Arteta: Banyak Hal Aneh

Arsenal dicemooh fans usai kalah 1-2 dari Bournemouth di Emirates. Mikel Arteta akui performa tim jauh dari standar dan banyak kesalahan terjadi.
Minggu, 12 April 2026 - 13:16 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Hasil mengejutkan menimpa Arsenal saat menjamu AFC Bournemouth dalam lanjutan Premier League pekan ke-32.

Bermain di Emirates Stadium, Sabtu (11/4/2026), The Gunners justru tumbang 1-2 di hadapan pendukung sendiri, hasil yang langsung memicu gelombang kekecewaan dari tribune.

Kekalahan ini bukan sekadar kehilangan poin penting, tetapi juga menjadi sinyal adanya masalah serius dalam tim, terutama di momen krusial perburuan gelar.

Arsenal sebenarnya memiliki peluang emas untuk memperlebar jarak di puncak klasemen. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Tim tamu membuka keunggulan lebih dulu lewat Junior Kroupi yang mengejutkan lini pertahanan tuan rumah.

Arsenal sempat membalas melalui penalti Viktor Gyökeres, memberi harapan kebangkitan.

Namun, momentum tersebut tak bertahan lama.

Gol dari Alex Scott memastikan Bournemouth pulang dengan tiga poin, sekaligus membungkam publik Emirates.

Reaksi keras langsung datang dari para pendukung Arsenal.

Usai peluit panjang berbunyi, sorakan dan cemoohan terdengar jelas mengiringi para pemain meninggalkan lapangan.

Situasi ini menunjukkan mulai terkikisnya kepercayaan fans terhadap performa tim, terutama setelah hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga dalam empat laga terakhir di semua kompetisi—tren negatif yang datang di waktu paling tidak tepat.

Manajer Mikel Arteta tak menutup mata terhadap performa buruk anak asuhnya.

“Kami sangat jauh dari level yang kami harapkan, itu jelas,” ujar Arteta.

“Mengecewakan banget. Ini adalah pukulan keras di wajah kami dan sekarang adalah soal bagaimana kami bereaksi,” katanya.

Ia juga menyoroti banyaknya kesalahan yang dilakukan tim sepanjang pertandingan.

“Kami jauh dari kata efisien. Kami melakukan banyak hal aneh hari ini,” tambahnya.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta
Sumber :
  • REUTERS/Pedro Nunes

Meski demikian, Arteta memilih tidak menyalahkan individu dan menekankan pentingnya evaluasi kolektif.

Walau masih memimpin klasemen dengan 70 poin dari 32 pertandingan, posisi Arsenal kini mulai terancam.

Manchester City yang berada di peringkat kedua memiliki peluang memangkas jarak, terlebih mereka masih memiliki dua laga lebih sedikit.

Jika tren negatif ini berlanjut, bukan tidak mungkin Arsenal akan kehilangan posisi puncak yang selama ini mereka jaga.

Mantan kapten Arsenal, Martin Keown, juga mengingatkan pentingnya mentalitas dalam situasi seperti ini.

"Anda harus melakukannya. Tekanannya terlalu besar. Sekarang orang-orang harus berdiri tegak, para pemimpin harus muncul," katanya.

"Semuanya masih di tangan Anda. Pastikan semuanya tidak berantakan," tambahnya.

Kekalahan dari Bournemouth menjadi peringatan keras bagi Arsenal.

Di fase akhir musim, konsistensi adalah kunci—dan performa seperti ini jelas menjadi ancaman serius bagi ambisi juara.

Dengan tekanan dari rival, kritik dari fans, dan jadwal yang semakin ketat, Arsenal kini berada di persimpangan anatara bangkit atau makin tergelincir.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral