- REUTERS/Jaimi Joy
Mandul di Lini Depan, Pemain Chelsea Disorot Usai Rentetan Hasil Buruk, Liam Rosenior
Jakarta, tvOnenews.com - Sorotan tajam mengarah ke para pemain Chelsea menyusul performa buruk dalam beberapa laga terakhir Liga Inggris 2025/2026.
Lini depan The Blues dinilai belum mampu menunjukkan ketajaman, setelah gagal mencetak gol dalam empat pertandingan beruntun.
Dalam periode tersebut, Chelsea menelan kekalahan dari Newcastle United (0-1), Everton (0-3), Manchester City (0-3), hingga Manchester United (0-1).
Kondisi ini membuat posisi Chelsea melorot ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 48 poin, terpaut tujuh angka dari Liverpool di posisi kelima—batas akhir zona Liga Champions.
Pelatih Liam Rosenior menegaskan bahwa saat ini yang dibutuhkan timnya bukan sekadar taktik, melainkan karakter kuat dari para pemain untuk bangkit.
“Sekarang ini soal karakter; soal bangkit. Ini tentang siapa yang mau, di momen sulit, berdiri membela seragam dan berjuang,” ujar Rosenior, dikutip dari laman resmi klub, Selasa.
Chelsea akan menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Brighton & Hove Albion pada pekan ke-34 di American Express Stadium, Rabu (22/4) pukul 02.00 WIB.
Laga ini menjadi krusial bagi para pemain Chelsea untuk membuktikan kualitas mereka, terutama dalam mengakhiri kebuntuan gol yang menjadi masalah utama tim dalam beberapa pekan terakhir.
Rosenior pun menuntut respons cepat dari skuadnya jika ingin tetap menjaga asa tampil di kompetisi Eropa musim depan.
“Satu-satunya cara adalah fokus ke pertandingan berikutnya. Kami harus datang ke laga melawan Brighton dengan mentalitas untuk menang,” katanya.
Di sisi lain, pertandingan ini juga diprediksi berlangsung ketat karena Brighton yang dilatih Fabian Hurzeler turut bersaing di papan tengah klasemen. Mereka kini berada di posisi kesembilan dengan 47 poin, hanya terpaut satu angka dari Chelsea.
Dengan jarak poin yang tipis, laga ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga menjadi pembuktian bagi para pemain Chelsea untuk keluar dari tekanan dan menjawab kritik yang semakin menguat.