news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Manchester City Pep Guardiola.
Sumber :
  • REUTERS/Tony O Brien

Pep Guardiola Larang Skuad Manchester City Berselebrasi usai Juarai Piala FA: Harus Fokus Kejar Arsenal

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa anak-anak asuhannya tidak bisa berselebrasi setelah menjadi juara  Piala FA 2025-2026. Sebab, mereka perlu kembali fokus ke Liga Inggris.
Minggu, 17 Mei 2026 - 16:38 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan bahwa anak-anak asuhannya tidak bisa berselebrasi setelah menjadi juara  Piala FA 2025-2026. Sebab, mereka perlu kembali fokus ke Liga Inggris.

Pada Sabtu (16/5/2026) kemarin malam WIB, City bersua dengan Chelsea untuk laga final Piala FA 2025-2026. Mereka berada dalam posisi diunggulkan, namun tampil dengan konsentrasi yang terbelah.

Sebab City sedang berjuang untuk gelar juara Liga Inggris dengan ketertinggalan dua poin dari Arsenal. Selisih bisa melebar setelah akhir pekan ini karena The Gunners akan bermain menghadapi Burnley, sedangkan laga ke-37 untuk City, yaitu melawan Bournemouth, ditunda hingga tengah pekan.

Kemarin, City berhasil meraih trofi kedua mereka di musim ini. Mereka menambah koleksi dari trofi Piala Liga Inggris yang diraih atas kemenangan 2-0 atas Arsenal pada Maret lalu. 

Antoine Semenyo mencetak satu-satunya dalam duel final Piala FA. Skor 1-0 mengakhiri laga itu, dan perayaan akan terbatas di lapangan saja.

Pelatih Pep Guardiola menyadari bahwa City tidak bisa larut dalam euforia meraih trofi Piala FA. Sebab, ada duel melawan Bournemouth yang menanti di depan.

“Tidak ada [selebrasi]. Kalian tahu bahwa ada laga melawan Bournemouth [tandang pada Rabu dini hari WIB],” kata sang pelatih asal Spanyol ketika diwawancarai oleh BBC Sport seusai laga.

“Itu akan menjadi lebih berat. Cobalah untuk melakoninya dan meraih hasil,” tambah mantan pelatih Barcelona tersebut.

Namun demikian, Guardiola tidak mengerdilkan kesuksesan meraih trofi Piala FA. “Kami sangat senang. Trofi ini sangat keren dan tradisinya juga,” tambahnya.

“Memenangkan trofi ini sangat istimewa, tetapi saya merasa musim lalu melawan Crystal Palace dan dua musim lalu melawan United, kami lebih baik daripada hari ini, tetapi dalam pertandingan seperti ini, selisihnya sangat tipis,” sambung Guardiola.

Dia juga memberi pujian kepada Semenyo yang sukses menegaskan kualitasnya. Sejak direkrut dari Bournemouth pada Januari lalu, dia telah mengukir 10 gol dari 25 laga di semua ajang.

“Sejak kedatangannya, Antoine memiliki naluri mencetak gol. Dia bisa bermain di tiga posisi dan di pertandingan terakhir dia mencetak gol yang luar biasa,” katanya.

“Itu gol yang luar biasa. Itu umpan silang kecil, biasanya dia mengumpan ke Erling, tapi dia punya insting itu dan itu gol yang sangat bagus,” tukas Guardiola.

Soal perayaan, Guardiola hanya mengizinkannya pada Senin pekan depan. Itu artinya setelah laga terakhir di Liga Inggris.

“Tidak [tidak akan ada perayaan]. Mungkin satu bir saja. Senin depan kita akan merayakan dengan parade di Manchester. Chelsea punya waktu tujuh hari untuk mempersiapkan final,” katanya.

“Kemarin kita menghabiskan enam jam perjalanan dengan kereta api. Itu masalah di negara ini! Saya rasa kita bermain bagus dan kita stabil. Final bisa berubah dengan selisih yang tipis,” pungkasnya. (rda)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:06
02:06
05:01
05:14
03:43
03:22

Viral