- REUTERS/Hannah Mckay
Legenda Liga Inggris Berbondong-bondong Kritik Wasit usai Arsenal Diuntungkan karena Kai Havertz Tak Dikartu Merah
Jakarta, tvOnenews.com - Legenda Liga Inggris berbondong-bondong memberikan kritik kepada wasit usai Arsenal diuntungkan. Kemenangan atas Burnley diwarnai oleh pelanggaran Kai Havertz yang tak dikartu merah.
The Gunners berhasil meraih tiga poin penuh dalam laga lanjutan Liga Inggris, Selasa (19/5/2026) dini hari tadi WIB. Tim asuhan Mikel Arteta memerlukannya demi mempertahankan keunggulan dua poin dari Manchester City.
Arsenal berhasil meraih kemenangan yang mereka butuhkan melalui Kai Havertz. Sang penyerang asal Jerman sukses menyambut umpan silang dari Bukayo Saka dalam situasi sepak pojok di menit ke-37.
Di babak kedua, Havertz hampir menjadi tokoh antagonis. Dia melakukan tekel yang terlihat berbahaya kepada gelandang Burnley, Lesley Ugochukwu, yang mengarah kepada betisnya.
Havertz menempelkan telapak sepatunya yang memiliki pull dan pelanggaran semacam ini bisa berujung kartu merah dalam berbagai situasi. Namun, wasit Paul Tierney hanya memberikannya kartu kuning.
James Bell yang bertugas di ruangan VAR kemudian memanggil Tierney untuk mengecek ulang. Namun, keputusan sang pengadil lapangan tetap tak berubah, Havertz tak dikartu merah karena pelanggarannya.
Mikel Arteta memutuskan untuk menarik keluar Havertz untuk Viktor Gyokeres beberapa menit kemudian. Arsenal lepas dari bahaya dan berhasil meraih kemenangan 1-0 dalam laga ini.
Namun, pelanggaran Havertz ramai diperdebatkan di media sosial. Legenda Manchester United, Gary Neville, pun mengakui bahwa itu bukanlah pelanggaran yang terlihat bagus.
Havertz dinilai cukup beruntung untuk terhindar dari kartu merah. Bahkan setelah VAR mengintervensi, karena wasit tak mengubah keputusannya.
"Tendangan Havertz sangat keras. Dia berada jauh dari bola. Saya tidak suka itu. Ketinggian tendangannya dan fakta bahwa bola mengenai kaki tumpuannya,” kata Neville kepada Sky Sports.
"Saya rasa itu tidak benar. Dia anak yang beruntung," tambah Neville soal pelanggaran mantan pemain Chelsea itu.
Mantan kiper TImnas Inggris, Rob Green, setuju dengan Gary Neville. Menurutnya, Arsenal sangat beruntung karena Havertz bisa tetap bermain.
"Sepatu mengarah ke atas, kedua kaki terangkat dari tanah, itu tekel tinggi. Akan ada banyak orang yang merujuk kembali pada gambar diam di mana ada kartu merah,” katanya kepada BBC Radio 5.
"Anda berbicara kepada para pemain dan bertanya tekel mana yang ingin mereka hilangkan dan itu adalah tekel-tekel tersebut,” tambahnya.
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, juga menyampaikan hal yang sama kepada Sky Sports. Arsenal sangat diuntungkan di sini karena keputusan wasit tidak mengusir Havertz.
"Jika Anda memikirkan dua keputusan besar terkait kartu merah yang menguntungkan mereka, mereka beruntung bisa lolos dari dua keputusan besar tersebut," katanya.
"Fakta bahwa wasit memiliki pandangan yang sangat jelas dan memberikan kartu kuning, mungkin sulit bagi VAR untuk membatalkannya,” tambahnya.
"Tetapi bagaimana wasit tidak memberikan kartu merah, saya tidak tahu - itu harus kartu merah. Kekuatan tekel itulah yang menyelamatkannya. Saya kesulitan memahami bagaimana Anda bisa lolos dari hukuman mengingat betapa tingginya tekel itu di betis," pungkasnya. (rda)